Kerinci – “Menjadi tamu Allah adalah panggilan yang tak semua orang terima.” Suasana haru menyelimuti Gedung Islamic Center Kerinci, Semurup, Kecamatan Air Hangat Barat, saat Pemerintah Kabupaten Kerinci melepas 413 Jamaah Calon Haji (JCH) musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kamis (7/5/2026).
Pelepasan tersebut dipimpin langsung Bupati Kerinci, Monadi, dan dihadiri Wakil Bupati Kerinci H. Murison, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Kerinci Boy Edwar, Sekda Kerinci Zainal Efendi, jajaran kepala OPD, tokoh agama, serta tamu undangan. Ratusan keluarga jamaah turut hadir mengantar dengan doa agar seluruh calon haji diberi kesehatan, kesabaran, dan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Kabag Kesra Setda Kerinci, Herlius, melaporkan bahwa 413 jamaah calon haji asal Kabupaten Kerinci terbagi dalam beberapa kelompok terbang. Kloter 19 berjumlah 155 jamaah, Kloter 22 sebanyak 247 jamaah, Kloter 23 sebanyak 1 jamaah, Kloter 24 sebanyak 7 jamaah, dan Kloter 25 sebanyak 2 jamaah.
Seluruh jamaah dijadwalkan berangkat melalui Embarkasi Haji Antara (EHA) Jambi, kemudian transit di Batam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Mekkah Al-Mukarramah. Jadwal masuk asrama haji dimulai dari Kloter 19 pada 11 Mei 2026, Kloter 22 pada 16 Mei 2026, Kloter 23 pada 17 Mei 2026, Kloter 24 pada 19 Mei 2026, dan Kloter 25 pada 20 Mei 2026.
Perwakilan Kementerian Haji dan Umrah, Raflisman, menyampaikan bahwa kuota haji Provinsi Jambi tahun 2026 meningkat cukup besar. Jumlah jamaah yang sebelumnya 2.029 orang bertambah menjadi 3.267 jamaah pada musim haji tahun ini.
“Bapak dan ibu merupakan orang-orang pilihan yang mendapat kesempatan menjadi tamu Allah. Syukuri kesempatan ini dan jalankan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan serta kesabaran,” ujar Monadi.
Bupati Monadi juga mengingatkan jamaah agar menjaga kesehatan, kekompakan, dan nama baik Kabupaten Kerinci selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, disiplin dan kebersamaan menjadi kunci penting agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat terlaksana dengan baik.
Pemerintah Kabupaten Kerinci, kata Monadi, akan terus memperkuat pelayanan penyelenggaraan ibadah haji melalui kerja sama dengan Kementerian Agama dan pihak terkait. Sinergi itu diharapkan membuat proses keberangkatan hingga kepulangan jamaah berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman.
Acara pelepasan ditandai dengan pengalungan sal secara simbolis kepada perwakilan jamaah oleh Bupati Monadi. Momen itu menjadi puncak haru ketika keluarga jamaah melepas keberangkatan dengan air mata dan doa.
Pelepasan 413 jamaah calon haji Kerinci ini menjadi simbol harapan bersama agar seluruh jamaah diberi kemudahan dalam beribadah, selalu sehat selama perjalanan, serta kembali ke daerah dengan predikat haji mabrur.
