Jakarta – Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur terpilih, Ardiansyah Sulaiman dan Mahyunadi, turut serta dalam Gladi Kotor di Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pelantikan serentak 961 kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024. Pelantikan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia, kepala daerah dari berbagai wilayah dilantik secara bersamaan.
Gladi Kotor ini dihadiri oleh seluruh kepala daerah terpilih dari seluruh Indonesia. Para peserta menjalani serangkaian latihan teknis, termasuk baris-berbaris, tata cara upacara, dan simulasi pelantikan. Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan bahwa kegiatan ini berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah, hari ini kami mengikuti latihan baris-berbaris dan pengarahan teknis. Tidak ada kendala yang signifikan. Besok kami akan mengikuti Gladi Bersih dengan mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU),” ujar Ardiansyah usai mengikuti Gladi Kotor.
Ardiansyah juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini membawanya kembali ke masa-masa latihan semasa sekolah, terutama saat mengikuti Pramuka. “Ini mengingatkan saya pada latihan zaman dulu, sejak sekolah. Terutama saat mengikuti Pramuka. Rasanya seperti kembali ke masa muda,” katanya dengan senyum.
Menurutnya, pelantikan serentak ini merupakan pengalaman luar biasa dan pertama kali terjadi di Indonesia. “Sejak Indonesia merdeka, baru kali ini kita mengikuti pelantikan secara bersama-sama. Ini adalah momen bersejarah yang patut kita syukuri,” tambahnya.
Bupati terpilih Kutai Timur itu juga berharap agar seluruh kepala daerah yang dilantik dapat bekerja sama dan bersinergi dalam membangun daerah masing-masing. “Saya berharap semua kepala daerah terpilih dapat memajukan daerahnya masing-masing. Kita harus bekerja sama untuk kemajuan bangsa ini,” ujarnya.
Menjelang Gladi Bersih yang akan digelar esok hari, Ardiansyah menyatakan tidak melakukan persiapan khusus. “Tidak ada persiapan khusus, mungkin hanya pakaian saja. Besok kami akan memakai PDU, dan pada hari pelantikan nanti juga akan memakai PDU lagi,” jelasnya.
Gladi Kotor ini menjadi tahapan penting dalam memastikan kelancaran prosesi pelantikan serentak. Selain latihan baris-berbaris, para peserta juga mendapatkan pengarahan tentang tata cara upacara, protokol, dan berbagai aspek teknis lainnya. Dengan adanya persiapan matang ini, diharapkan pelantikan kepala daerah terpilih dapat berlangsung dengan tertib dan khidmat.
