Kukar – “Hati yang teduh melahirkan langkah yang kokoh.” Semangat itu mewarnai peluncuran Kajian Islam Ahad Pagi “Hati Teduh” yang digelar DPC PKS Tenggarong di Sekretariat DPC PKS Tenggarong, Jalan Gunung Sedayu RT 50, Kelurahan Loa Ipuh, Ahad (26/7/2026). Ratusan jamaah memadati lokasi kegiatan yang sekaligus dirangkaikan dengan pelantikan Dewan Pengurus Ranting (DPRa) PKS se-Kecamatan Tenggarong sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi dan pembinaan masyarakat.
Kajian perdana tersebut mengusung tema “Teduh Hatinya, Indah Akhlaknya” dengan menghadirkan penceramah H. M. Ali Hamdi, S.Ag. Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus PKS Kabupaten Kutai Kartanegara, kader, simpatisan, serta masyarakat umum. Selain menjadi forum pembelajaran keagamaan, agenda tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat melalui pembinaan yang berkelanjutan.
Dalam tausiahnya, H. M. Ali Hamdi, S.Ag. menyampaikan bahwa terdapat tiga amalan yang memiliki timbangan sangat berat pada hari kiamat, yakni sabar, memaafkan, dan puasa. Ia menjelaskan bahwa kesabaran dijanjikan pahala tanpa batas sebagaimana disebutkan dalam QS. Az-Zumar ayat 10. Sementara itu, sikap memaafkan memperoleh balasan langsung dari Allah SWT sebagaimana termaktub dalam QS. Asy-Syura ayat 40. Adapun puasa, berdasarkan hadis qudsi yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, merupakan ibadah yang balasannya diberikan langsung oleh Allah SWT.
“Ketiga amalan tersebut menjadi bekal utama untuk meraih ridha Allah SWT,” ujar H. M. Ali Hamdi, S.Ag. di hadapan para jamaah.
Ketua DPC PKS Tenggarong, Riyawan, S.Hut., mengatakan bahwa majelis taklim memiliki peran penting dalam memberikan ketenangan batin di tengah berbagai persoalan kehidupan, termasuk tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat. Menurutnya, pembinaan keagamaan harus berjalan beriringan dengan penguatan kebersamaan agar masyarakat tetap memiliki semangat dan optimisme dalam menjalani kehidupan.
“Majelis taklim bukan hanya tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi dan saling menguatkan. Kami ingin menghadirkan suasana yang hangat melalui makan bersama, pembagian door prize, dan mancing gratis, agar masyarakat dapat bergembira sekaligus menumbuhkan optimisme bahwa setiap kesulitan selalu disertai jalan keluar,” ujar Riyawan.
Rangkaian acara juga diisi dengan pelantikan Pengurus DPRa PKS se-Kecamatan Tenggarong. Prosesi tersebut menjadi bagian dari upaya konsolidasi organisasi di tingkat akar rumput agar mampu menjalankan fungsi pelayanan, pembinaan, serta pemberdayaan masyarakat secara lebih efektif di masing-masing wilayah.
Sejumlah tokoh PKS Kabupaten Kutai Kartanegara turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPD PKS Kukar Ahmad Zainuddin, M.Pd., Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Firnadi Ikhsan, S.Pi., Sekretaris DPD PKS Kukar Hexso Sarjanto, S.Hut., serta Ketua MPD PKS Kukar Saparudin Pabonglean, M.Pd. Kehadiran para pimpinan partai tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pembinaan masyarakat yang digagas DPC PKS Tenggarong.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain mengikuti kajian keislaman, jamaah juga menikmati berbagai kegiatan kebersamaan yang telah disiapkan panitia sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah. Konsep tersebut diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk rutin menghadiri kajian sehingga manfaat ilmu agama dapat dirasakan lebih luas.
Melalui peluncuran Kajian Islam Ahad Pagi “Hati Teduh”, DPC PKS Tenggarong berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat pemahaman keislaman, mempererat persaudaraan di tengah masyarakat, serta membangun semangat ikhtiar, optimisme, dan tawakal dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
