Mojokerto – Laksana rumah tua yang nyaris roboh, kondisi atap Balai Desa Sentonorejo di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, kini menjadi perhatian serius warga. Struktur bangunan yang seharusnya menjadi pusat kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat itu kini dalam kondisi mengkhawatirkan, dengan bagian atap yang lapuk, retak, dan menggantung membahayakan siapa pun yang berada di dalamnya.
Kepala Desa Sentonorejo, Sodiq, mengungkapkan bahwa permohonan bantuan untuk perbaikan balai desa telah diajukan sejak [Selasa (3/6/2025)], namun hingga kini belum ada realisasi. Pemerintah desa disebut telah mengajukan Bantuan Keuangan (BK) ke Pemerintah Kabupaten Mojokerto sejak 2017, namun respons yang diharapkan tak kunjung datang.
“Kami sudah ajukan sejak lama, tepatnya tahun 2017. Tapi sampai sekarang belum ada bantuan turun. Padahal kondisi balai desa makin hari makin parah,” ujarnya.
Ia berharap di bawah kepemimpinan baru Kabupaten Mojokerto, permohonan tersebut dapat segera terealisasi. Sodiq menegaskan bahwa balai desa bukan sekadar bangunan administratif, melainkan jantung pelayanan dan aktivitas masyarakat desa.
“Harapan saya dengan pemimpin baru ini, pembangunan balai desa bisa segera direalisasikan. Ini demi kenyamanan dan keselamatan warga,” tambahnya.
Kekhawatiran serupa juga dirasakan oleh warga. Banyak yang merasa cemas jika bangunan tersebut terus dibiarkan dalam kondisi rusak, karena dikhawatirkan dapat menimbulkan bahaya fisik bagi warga yang datang untuk mengakses layanan atau mengikuti kegiatan di dalamnya.
Permintaan agar pemerintah daerah segera turun tangan semakin menguat seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya fasilitas publik yang aman. Balai desa menjadi simpul utama dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa, termasuk forum musyawarah, kegiatan sosial, hingga pelayanan administrasi warga.
Dengan kondisi yang semakin memburuk dan belum adanya kepastian bantuan, warga dan aparat desa berharap Pemkab Mojokerto segera merespons dan menindaklanjuti permohonan yang telah bertahun-tahun diajukan, demi keberlangsungan pelayanan masyarakat yang layak dan aman.
