Mojokerto – Di tengah geliat pembangunan desa, Pemerintah Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, resmi memulai proyek pembangunan gedung Kelompok Bermain (KB) sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan anak usia dini. Dengan dana sebesar Rp150 juta yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025, proyek ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang mendambakan fasilitas belajar yang layak bagi anak-anak.
Kepala Desa Mojolebak, Akemat Rianto, menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari prioritas pembangunan desa dalam meningkatkan mutu pendidikan, terutama pada tahap awal pertumbuhan anak. Pelaksanaan proyek dipercayakan kepada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa.
“Pembangunan gedung kelompok bermain ini kami harapkan dapat menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi anak-anak untuk belajar dan bermain. Ini bentuk perhatian kami terhadap pendidikan sejak dini,” ungkap Akemat saat ditemui di lokasi pembangunan, Rabu (4/6/2025).
Dukungan juga datang dari pihak sekolah. Kepala TK Desa Mojolebak, Ismi, menyambut positif langkah pembangunan fasilitas KB ini dan menilai bahwa hal tersebut akan memberikan manfaat besar bagi anak-anak di desanya.
“Alhamdulillah, ada pembangunan proyek untuk kelompok bermain ini. Saya sangat senang karena anak-anak nantinya bisa belajar dengan lebih nyaman. Semoga fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung tumbuh kembang mereka,” tuturnya.
Gedung yang sedang dibangun ini dirancang memiliki ruang belajar, ruang bermain, dan halaman terbuka yang dirancang ramah anak. Targetnya, bangunan ini rampung dalam beberapa bulan ke depan dan siap digunakan untuk menunjang proses belajar mengajar di tahun ajaran baru.
Masyarakat Mojolebak menyambut antusias kehadiran gedung ini, yang diharapkan dapat mendongkrak kualitas pendidikan anak usia dini sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan aman. Fasilitas ini menjadi simbol komitmen desa dalam membangun fondasi pendidikan sejak dini demi masa depan anak-anak yang lebih cerah.
