Demam diskon selalu datang tiap akhir November. Notifikasi Black Friday dan Cyber Week bertubi-tubi. Padahal, konsumen Indonesia baru saja lelah dengan 10.10, 11.11, dan sebentar lagi 12.12 serta Harbolnas. Anak muda pun galau. Ikut semua promo takut boros, melewatkan promo takut FOMO.
Penulis: Richard
Malam khusyuk itu dimulai dengan secangkir teh hangat di meja kerja, laptop menyala, dan tab baru yang menampilkan sesi live shopping. Host tersenyum sambil berkata, “Langsung check-out bareng saya, stok terbatas, jangan sampai ketinggalan!”.
Akhir pekan ini menjadi kabar buruk bagi para investor logam mulia. Harga emas Antam 24 karat jatuh signifikan, mencatat penurunan Rp50.000 per gram dibandingkan hari sebelumnya, dan kini berada di angka Rp2.348.000 per gram. Ini merupakan salah satu koreksi terbesar dalam beberapa pekan terakhir.
Dunia gim daring tengah berada di bawah sorotan tajam, dan pemerintah tak tinggal diam. Komdigi mengambil langkah besar dengan merancang roadmap moderasi konten gim daring demi menciptakan ruang digital yang lebih aman, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan remaja.
Kebaikan sederhana itu seperti embun pagi, tak mencolok, tapi menyegarkan suasana. Di tengah dunia yang serba cepat dan sibuk, World Kindness Day hadir setiap 13 November untuk mengingatkan kita bahwa kebaikan tak selalu butuh panggung besar.
Mahasiswa kos pasti nggak asing lagi sama pola makan “cepat, manis, dan murah.” Pagi-pagi seringnya ngopi susu sachet, siang ngisi tenaga pakai nasi goreng pinggir jalan, dan malam ditutup dengan boba bareng teman-teman. Kalau lapar di sela kuliah atau lembur, gorengan jadi penyelamat.
Musim hujan datang, membawa udara sejuk dan suasana yang menenangkan. Namun di balik rintik hujan dan genangan air di pekarangan, terselip rasa was-was yang mulai tumbuh di kalangan warga kota dan kampung.
Dorongan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menghapus pola rujukan berjenjang dalam BPJS Kesehatan kembali menyeruak bak “jalan pintas yang harus dibuka sebelum nyawa tiba di ujung batas”.
Penerbitan paspor elektronik dengan sistem keamanan yang diperbarui bagaikan membuka “gerbang baru” bagi identitas perjalanan warga negara Indonesia.
Mengapa kesiapsiagaan penting? Di sebuah sekolah pesisir, alarm gempa disusul peringatan tsunami membelah keheningan pagi. Tanpa panik, para siswa langsung bergerak sesuai arahan guru. Dalam waktu kurang dari lima menit, seluruh komunitas sekolah telah berkumpul di titik aman.