Mahulu– Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) nomor urut 2, Novita Bulan dan Artya Fathra Marthin memiliki komitmen yang kuat untuk mengatasi permasalahan kemiskinan di daerah ini.
Sebagai wujud komitmen mereka, pasangan yang memiliki tagline PRIMA (Peduli-Mandiri-Mengabdi) ini menyiapkan program unggulan khusus yakni memberikan bantuan subsidi 30 kilogram beras dan gas elpiji 3 kilogram kepada setiap rumah di Mahakam Ulu.
Tujuan utama program tersebut yakni untuk mengatasi tingkat kemiskinan yang masih tinggi di Kabupaten Mahulu.
“Kenapa kami memilih program ini? Alasan utama adalah karena program ini sangat pro-rakyat. Ini sejalan dengan visi pemerintah pusat yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat,” ujar Novita Bulan dalam forum debat kedua Pilkada Mahulu, Minggu (17/11/2024).
Menurut Bulan, Kabupaten Mahakam Ulu yang telah memasuki usia yang ke-11 tahun saat ini masih memiliki tantangan besar terkait tingkat kemiskinan.
Program subsidi ini dirancang bukan untuk memanjakan masyarakat. Melainkan sebagai solusi konkret untuk membantu masyarakat prasejahtera, terutama saat masyarakat menghadapi situasi sulit seperti gagal panen atau keterbatasan ekonomi lainnya.
“Kami ingin hadir langsung di setiap rumah tangga, memberikan subsidi yang tepat sasaran. Program ini adalah bagian dari komitmen Mahulu Prima dengan tagline Peduli, Mandiri, Mengabdi. Kehadiran beras 30 kilogram dan gas 3 kilogram di setiap rumah tangga menjadi bukti nyata dari perhatian kami terhadap kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Korelasi Subsidi Dengan Daya Saing Daerah
Menanggapi pertanyaan dari pasangan calon lain mengenai hubungan subsidi dengan daya saing, Novita Bulan menekankan bahwa program ini tidak hanya berfungsi sebagai bantuan langsung, tetapi juga sebagai langkah konkret untuk menciptakan stabilitas sosial yang diperlukan bagi pengembangan potensi masyarakat.
“Daya saing tinggi hanya dapat dicapai jika kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Dengan kebutuhan pokok yang terpenuhi, masyarakat akan lebih siap untuk berkontribusi dalam pembangunan, baik di sektor ekonomi, pendidikan, maupun lainnya,” ujar perempuan yang pernah menjabat ketua DPRD Mahulu 2 periode ini.
Fathra kemudian menambahkan bahwa program ini tidak akan menjadi beban anggaran, tetapi justru menjadi investasi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Mahakam Ulu.
Pengelolaan program ini tentunya akan dilakukan secara transparan dan terukur. Sehingga program ini diharapkan mampu menurunkan angka kemiskinan di Mahakam Ulu, yang saat ini termasuk salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Kalimantan Timur.
“Kami percaya bahwa, kesejahteraan masyarakat adalah pondasi untuk daya saing. Ketika masyarakat merasakan kesejahteraan dan keadilan, mereka akan lebih termotivasi untuk berpartisipasi dalam setiap proses pembangunan,” ujar Fathra.
Paslon nomor urut 2 optimis bahwa program subsidi beras dan bantuan gas elpiji tiga kilogram akan membawa perubahan signifikan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Mahakam Ulu.
Selain meringankan beban masyarakat, program ini juga diharapkan menjadi pemicu bagi langkah-langkah strategis lainnya untuk mewujudkan Mahakam Ulu yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.
