Samarinda – Efisiensi bahan bakar masih menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat dalam memilih kendaraan roda dua. Hal itu dibuktikan Astra Motor Kalimantan Timur 2 melalui kegiatan BeAT Irit Tanpa Limit, yang menguji langsung konsumsi bahan bakar Honda BeAT di kondisi lalu lintas perkotaan dan berhasil mencatatkan angka hingga 75,89 kilometer per liter.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu (27/6/2026) tersebut melibatkan 10 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari influencer lokal, awak media, komunitas sepeda motor Honda, hingga mahasiswa di Kota Samarinda. Seluruh peserta mengikuti uji efisiensi untuk membuktikan performa konsumsi bahan bakar Honda BeAT dalam penggunaan sehari-hari.
Pengujian dilakukan dengan menempuh rute sepanjang sekitar 30 kilometer di kawasan perkotaan Samarinda. Selama perjalanan, peserta melewati jalan dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi, sejumlah persimpangan bersinyal, serta beberapa titik yang mengharuskan manuver berkendara sehingga kondisi pengujian mencerminkan penggunaan kendaraan dalam aktivitas harian.
Marketing Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2, Matthew Poetera Sah, mengatakan hasil pengujian menunjukkan Honda BeAT mampu mencatatkan konsumsi bahan bakar hingga 75,89 kilometer per liter. Menurutnya, capaian tersebut semakin memperkuat karakter Honda BeAT sebagai skuter matik yang irit, lincah, dan nyaman digunakan.
“Gelaran ini berhasil membuktikan bahwa keiritan sepeda motor Honda BeAT mampu mencapai 75,89 km/liter. Angka ini tentu memperkuat karakter sepeda motor Honda BeAT sebagai skutik yang irit, gesit dan aman,” ungkap Matthew.
Ia menambahkan, hasil tersebut menjadi bukti bahwa Honda BeAT tetap menjadi pilihan yang sesuai bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan dengan efisiensi bahan bakar tinggi untuk menunjang mobilitas sehari-hari.
“Lewat gelaran ini, semakin membuktikan bahwa sepeda motor Honda BeAT menjadi pilihan yang tepat dalam mendukung aktivitas harian masyarakat yang menginginkan kendaraan dengan konsumsi bahan bakar yang sangat irit,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, pengujian menggunakan metode full to full. Sebelum perjalanan dimulai, seluruh tangki sepeda motor diisi penuh dengan bahan bakar. Setelah menyelesaikan rute yang telah ditentukan, kendaraan kembali diisi hingga penuh untuk mengetahui jumlah bahan bakar yang terpakai selama perjalanan. Metode tersebut digunakan untuk memperoleh hasil perhitungan konsumsi bahan bakar secara lebih akurat.
Dari hasil pengujian, peserta dari BeAT Community Samarinda, Ibnu, berhasil menjadi yang paling irit dengan catatan konsumsi bahan bakar mencapai 75,89 kilometer per liter. Posisi kedua diraih Fajar dari media KPFM dengan hasil 75,12 kilometer per liter, sedangkan peringkat ketiga ditempati Ridho dari kalangan mahasiswa dengan capaian 73,75 kilometer per liter.
Melalui kegiatan BeAT Irit Tanpa Limit, Astra Motor Kalimantan Timur 2 berharap masyarakat dapat melihat secara langsung kemampuan efisiensi bahan bakar Honda BeAT melalui pengujian di kondisi jalan sebenarnya. Selain memberikan pengalaman berkendara kepada peserta, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan keunggulan produk yang dinilai mampu mendukung mobilitas masyarakat secara lebih hemat dan efisien.
