Samarinda – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur Corporate University (BPSDM Kaltim CorpU) melaksanakan Penutupan Pelatihan Jabatan Fungsional Analis Kebijakan di Lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Timur, Sabtu (11/11/23).
Kegiatan yang digelar selama lima hari, mulai tanggal 7 hingga 11 November 2023 ini diikuti oleh 31 peserta dari berbagai instansi pemerintah di Kalimantan Timur.
Kegiatan yang digelar di Fugo Hotel Samarinda ini turut dihadiri oleh Analis SDMA Ahli Muda Kantor Regional VIII BKN Banjarbaru Dilam Widyaiswara Ahli Madya BPSDM Kaltim hernawaty Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDM Provinsi Kaltim Rina Kusharyanti Analis Pengembangan Kompetensi Ahli Muda Tajuddin Noor SE serta Staf Terkait pada BPSDM Provinsi Kaltim.
Dalam sambutannya, Kepala BPSDM Kaltim Nina Dewi menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi analis kebijakan dalam menyusun dan mengimplementasikan kebijakan publik yang berkualitas.
“Analis kebijakan memiliki peran penting dalam menghasilkan kebijakan publik yang inovatif, agile, dan berbasis pada bukti. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat membekali para analis kebijakan dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan,” ujar Nina.
Nina juga mengingatkan bahwa peran analis kebijakan tidak hanya terbatas pada penyusunan kebijakan, tetapi juga meliputi implementasi dan evaluasi kebijakan. Oleh karena itu, analis kebijakan harus memiliki kemampuan kepemimpinan, koordinasi, dan komunikasi yang baik.
“Selain itu, untuk diingat bahwa peran JFAK bukan hanya dalam menyusun kebijakan, akan tetapi juga dalam memastikan kebijakan-kebijakan tersebut harus diimplementasikan dengan baik dan memberikan dampak yang positif. Kepemimpinan yang baik, koordinasi yang efisien dan komunikasi yang jelas akan menjadi kunci kesuksesan dalam menghadapi berbagai tantangan dilapangan,” tambahnya.
Nina Dewi berharap, setelah mengikuti pelatihan ini para peserta lebih memahami dan mampu meningkatkan kemampuan diri masing-masing dalam melaksanakan tugas sebagai JFAK sesuai dengan jenjang jabatan secara professional, efektif dan efisien.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan dapat menghasilkan analis kebijakan yang berkualitas dan mampu menghasilkan kebijakan publik yang berkualitas pula. Kebijakan publik yang berkualitas akan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan di Kalimantan Timur.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDM Kaltim Rina Kusharyanti, mengatakan bahwa pelatihan ini dilaksanakan secara tatap muka dengan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, antara lain Lembaga Administrasi Negara (LAN), Kantor Regional VIII BKN Banjarbaru, dan analis kebijakan ahli utama dari BPSDM Kaltim.
“Pelatihan ini telah memberikan pemahaman dan keterampilan yang dibutuhkan oleh analis kebijakan. Kami berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh dalam pelaksanaan tugasnya,” ujar Rina.
