Solok – Pesta demokrasi tingkat nagari di Sulit Air berjalan dalam suasana teduh. Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) 2026 di Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, berlangsung aman, tertib, dan kondusif pada Rabu (9/9/2026), dengan jajaran kepolisian terus melakukan pengamanan serta pemantauan sepanjang proses pemilihan.
Personel Polsek X Koto Diatas diterjunkan untuk mengawasi pelaksanaan Pilwana sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar lokasi pemilihan. Kehadiran aparat kepolisian menjadi bagian dari langkah preventif guna memastikan masyarakat dapat menggunakan hak pilih tanpa gangguan, sementara seluruh tahapan demokrasi tingkat nagari tetap berlangsung sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Kapolsek X Koto Diatas melalui Bhabinkamtibmas B. Hartanto menyampaikan bahwa hasil pemantauan personel di lapangan menunjukkan situasi Pilwana Sulit Air berlangsung terkendali. Tidak terdapat kondisi yang mengganggu jalannya pemilihan maupun keamanan masyarakat selama proses tersebut berlangsung.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Pilwana di Nagari Sulit Air berjalan aman, tertib dan kondusif. Personel terus melakukan pemantauan untuk memastikan seluruh tahapan berlangsung dengan baik,” ujar B. Hartanto.
Pengamanan kepolisian, menurutnya, tidak semata diarahkan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Aparat juga berupaya menciptakan rasa aman bagi warga yang datang ke lokasi pemilihan agar mereka dapat menyalurkan hak suara secara nyaman tanpa tekanan maupun kekhawatiran.
Pemantauan tersebut menjadi penting mengingat pelaksanaan pemilihan wali nagari melibatkan masyarakat secara langsung dalam menentukan pemimpin pemerintahan nagari. Dalam momentum demokrasi seperti Pilwana, perbedaan pilihan politik berpotensi memunculkan gesekan apabila tidak dibarengi kesadaran bersama untuk menjaga ketertiban dan menghormati pilihan masing-masing.
B. Hartanto karena itu mengingatkan masyarakat, para calon wali nagari, hingga kelompok pendukung masing-masing kandidat agar tetap mengedepankan persatuan. Warga juga diminta tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya karena berpotensi memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta menghormati setiap tahapan dan hasil Pilwana,” katanya.
Imbauan tersebut diharapkan menjadi pegangan bersama selama tahapan Pilwana 2026 masih berlangsung. Kepolisian juga berharap suasana aman yang telah tercipta sejak proses pemilihan dapat terus dijaga hingga seluruh rangkaian kegiatan dan penetapan hasil Pilwana di Nagari Sulit Air selesai.
Selain peran kepolisian, kelancaran Pilwana tidak terlepas dari koordinasi antara panitia pemilihan, pemerintah nagari, masyarakat, serta unsur terkait lainnya. Sinergi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah gangguan sekaligus memastikan tahapan pemilihan dapat berjalan tertib.
Kondisi yang aman juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan hak politiknya secara bebas dan bertanggung jawab. Partisipasi warga dalam Pilwana menjadi bagian penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan pembangunan Nagari Sulit Air untuk periode berikutnya.
Polsek X Koto Diatas tetap mengedepankan langkah pemantauan dan pencegahan agar dinamika setelah pemungutan suara tidak berkembang menjadi persoalan keamanan. Masyarakat pun diharapkan menghormati seluruh proses, termasuk hasil yang nantinya ditetapkan sesuai ketentuan pemilihan.
Dengan pengamanan kepolisian serta dukungan panitia, pemerintah nagari dan masyarakat, Pilwana 2026 di Nagari Sulit Air berlangsung dalam situasi aman dan terkendali. Kondisi tersebut diharapkan terus terpelihara hingga seluruh proses demokrasi tingkat nagari berakhir dengan tertib, damai, dan tetap menjaga persatuan masyarakat.
