Jakarta– ASEAN Football Federation (AFF) resmi menetapkan ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Turnamen sepak bola paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara itu kembali mempertemukan 10 tim nasional dengan format kandang dan tandang yang telah digunakan sejak edisi 2018.
Kompetisi diawali dengan babak kualifikasi yang mempertemukan Timor-Leste dan Brunei Darussalam dalam dua leg. Timor-Leste memastikan tiket ke putaran final setelah unggul agregat 6-1 sehingga melengkapi daftar 10 peserta yang akan bersaing pada fase grup.
Pada putaran final, seluruh peserta dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing berisi lima negara. Setiap tim dijadwalkan memainkan empat pertandingan, terdiri atas dua laga kandang dan dua laga tandang. Dua tim dengan perolehan poin tertinggi di setiap grup akan melaju ke babak semifinal.
Grup A dihuni Vietnam, Singapura, Indonesia, Kamboja, dan Timor-Leste. Sementara Grup B diisi Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, serta Laos. Komposisi tersebut diperkirakan menghadirkan persaingan ketat sejak pertandingan pembuka mengingat sebagian besar negara merupakan kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara.
Babak penyisihan grup akan berlangsung mulai 24 Juli hingga 8 Agustus 2026. Selanjutnya, semifinal leg pertama dijadwalkan pada 15–16 Agustus, disusul leg kedua pada 18–19 Agustus. Partai final digelar dalam dua leg, yakni 22 Agustus dan 26 Agustus 2026.
“Format kompetisi tetap menggunakan sistem kandang dan tandang seperti edisi sebelumnya. Dua tim terbaik dari masing-masing grup lolos ke semifinal, sedangkan semifinal dan final dimainkan dalam dua leg tanpa menggunakan aturan gol tandang,” demikian ketentuan resmi kompetisi yang diterbitkan ASEAN Football Federation menjelang penyelenggaraan turnamen.
Tidak digunakannya aturan gol tandang membuat seluruh pertandingan fase gugur berpotensi berlangsung lebih terbuka. Jika skor agregat imbang, pemenang akan ditentukan melalui perpanjangan waktu dan adu penalti sesuai regulasi pertandingan.
Vietnam datang ke turnamen ini dengan status juara bertahan setelah mengalahkan Thailand pada final edisi sebelumnya. Status tersebut menjadikan Vietnam sebagai salah satu favorit mempertahankan gelar, sementara Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Singapura diprediksi menjadi penantang utama.
Bagi Indonesia, keikutsertaan pada ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 menjadi kesempatan untuk kembali bersaing memperebutkan gelar yang selama ini belum berhasil diraih. Dukungan suporter serta konsistensi performa sepanjang fase grup akan menjadi faktor penting dalam upaya melangkah hingga partai final.
Turnamen tahun ini juga menandai dimulainya kemitraan baru antara AFF dan Hyundai sebagai presenting partner utama kompetisi. Kerja sama tersebut membuat nama resmi turnamen berubah menjadi ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 dan menjadi bagian dari kolaborasi jangka panjang yang juga mencakup sejumlah kompetisi sepak bola ASEAN lainnya.
ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 diharapkan kembali menjadi panggung persaingan terbaik sepak bola Asia Tenggara. Selain menghadirkan rivalitas antarnegeri, turnamen ini juga menjadi tolok ukur perkembangan kualitas sepak bola kawasan sekaligus membuka peluang lahirnya generasi baru pemain yang akan memperkuat tim nasional masing-masing di level Asia maupun dunia.
