Mojokerto – Prestasi lahir dari proses panjang yang ditempa oleh kerja keras dan konsistensi. Gambaran itu melekat pada sosok Christopher Kevin Yuwono atau yang akrab disapa Gus Kevin. Pemuda asal Kota Mojokerto tersebut kembali mencuri perhatian setelah dinobatkan sebagai Gus Ekonomi Kreatif Kota Mojokerto 2026 dalam malam final Pemilihan Duta Wisata Gus Yuk yang berlangsung di Amphitheater Taman Bahari Majapahit, Sabtu (27/6/2026).
Meski belum meraih gelar utama Gus Terpilih 2026, Kevin dipercaya mengemban peran strategis sebagai duta yang akan mendorong pengembangan ekonomi kreatif dan promosi potensi daerah. Penobatan tersebut dinilai sejalan dengan rekam jejaknya yang aktif di bidang kepemudaan, pendidikan, seni, hingga pemberdayaan masyarakat.
Pemilihan Duta Wisata tahun ini mengusung tema “Citra Wicaksono Bahari Mahardika Mojopahit”. Tema tersebut menggambarkan generasi muda yang memiliki kecerdasan, karakter kuat, serta mampu berkarya untuk kemajuan daerah. Dalam konteks tersebut, Kevin dinilai memiliki kapasitas untuk menjadi representasi anak muda yang adaptif terhadap perkembangan industri kreatif dan transformasi digital.
“Secara pribadi, saya sangat bersyukur dan bangga bisa dipercaya mengemban amanah sebagai Gus Ekonomi Kreatif 2026. Kompetisi ini bukan soal siapa yang membawa pulang piala utama, tapi tentang bagaimana kita bisa memberikan kontribusi nyata bagi Kota Mojokerto,” ungkap Kevin usai penobatan.
Ia mengatakan fokus utamanya adalah mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kreatif lokal agar mampu berkembang melalui pemanfaatan teknologi digital dan inovasi pemasaran.
“Fokus saya ke depan adalah bagaimana membantu para pelaku UMKM dan industri kreatif lokal agar bisa naik kelas, terutama dengan memanfaatkan digitalisasi,” tegasnya.
Sebelum meraih gelar Gus Ekonomi Kreatif, Kevin telah lebih dahulu dikenal sebagai Juara 1 Duta GenRe Kota Mojokerto 2025. Prestasi tersebut mengantarkannya mewakili Kota Mojokerto pada ajang Apresiasi Duta GenRe dan Jambore Ajang Kreativitas (ADUJAK) Jawa Timur hingga berhasil masuk jajaran Top 5 Duta GenRe Jawa Timur 2025.
Dalam berbagai forum kepemudaan, Kevin aktif menyuarakan isu-isu strategis yang berkaitan dengan generasi muda, seperti pencegahan stunting, penolakan pernikahan usia dini, hingga edukasi kesehatan reproduksi remaja. Menurutnya, generasi muda harus memiliki kesiapan mental dan pengetahuan agar mampu menghadapi tantangan di era digital.
“Remaja hari ini hidup di era digital yang sangat cepat, di mana tantangan seperti FOMO dan krisis identitas bisa dengan mudah mengaburkan arah masa depan. Kita harus membuktikan bahwa Gen Z mampu memegang kendali atas masa depannya sendiri,” ujarnya.
Perjalanan prestasi Kevin juga tercatat di bidang seni dan kemanusiaan. Ia pernah aktif sebagai anggota Palang Merah Remaja (PMR) serta meraih Juara 3 Lomba Cipta Lagu FLS3N SMA/SMK Kota Mojokerto 2025, membuktikan kemampuannya dalam dunia seni musik.
Bakatnya juga berkembang ke dunia perfilman melalui keterlibatannya dalam film lokal Rejoto Nyambung Tresno yang diproduksi untuk mendukung promosi pariwisata Kota Mojokerto. Dalam film tersebut, Kevin memerankan tokoh Mada, seorang pengusaha muda yang menjadi karakter antagonis. Peran tersebut memperlihatkan kemampuannya beradaptasi di industri kreatif sekaligus memperluas pengalaman berkesenian.
Di bidang akademik, Kevin kembali menorehkan capaian membanggakan setelah berhasil memperoleh Beasiswa Petra Future Leaders (PFL) 2026 dari Universitas Kristen Petra Surabaya. Beasiswa tersebut diperoleh melalui proses seleksi yang ketat, mulai dari tes akademik hingga wawancara mendalam mengenai kepemimpinan, integritas, dan kontribusi sosial.
“Tahapan tes hingga wawancara kemarin benar-benar membuka wawasan saya. Kuliah di UK Petra dengan beasiswa ini akan saya manfaatkan sebaik-baiknya untuk menempa diri agar ke depan bisa memberikan kontribusi yang lebih nyata bagi masyarakat dan bangsa,” tuturnya.
Dengan berbagai pencapaian tersebut, Christopher Kevin Yuwono menjadi salah satu representasi generasi muda Mojokerto yang mampu menunjukkan keseimbangan antara prestasi akademik, kepemimpinan, kepedulian sosial, seni, dan inovasi. Amanah sebagai Gus Ekonomi Kreatif Kota Mojokerto 2026 diharapkan menjadi langkah baru baginya untuk terus berkontribusi dalam memajukan sektor ekonomi kreatif serta menginspirasi generasi muda agar berani berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
