Solok – Kehadiran aparat kepolisian tak selalu identik dengan penegakan hukum. Di tengah peringatan Hari Bhayangkara ke-80, sentuhan kemanusiaan justru menjadi jembatan yang menghangatkan hubungan antara Polri dan masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial, Polres Solok menyalurkan bantuan kepada warga yang mengalami sakit menahun di Kecamatan Gunung Talang.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, S.IK pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di Jorong Panarian, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Aksi sosial itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 sekaligus bentuk kepedulian kepada masyarakat kurang mampu yang tidak lagi dapat menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal akibat kondisi kesehatan yang diderita.
Dalam pelaksanaannya, Kapolres Solok turut didampingi Kasat Binmas Polres Solok AKP Edwin, SH, Kapolsek Gunung Talang IPTU Armen Nandes, MH, Kasi Propam Polres Solok IPTU Arman Sili, Bhabinkamtibmas Nagari Talang Briptu Forta Rendi, jajaran personel Polsek Gunung Talang, serta perwakilan Pemerintah Nagari Talang melalui Kasi Kesejahteraan Rakyat, Nofta Yandi.
Sebanyak dua warga di Jorong Panarian menerima bantuan paket kebutuhan pokok. Mereka adalah Ali Akmal (67), yang berprofesi sebagai petani, dan Mariati (58), seorang ibu rumah tangga. Keduanya diketahui tengah menjalani kondisi sakit berkepanjangan sehingga membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan memberikan semangat bagi warga yang sedang dalam kondisi sakit,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Paket bantuan yang diberikan berisi sejumlah kebutuhan sehari-hari, antara lain beras lima kilogram, minyak goreng, gula pasir, tepung, kacang hijau, sarden, susu bubuk, biskuit, mi instan, kopi, serta perlengkapan kebersihan dan kebutuhan rumah tangga seperti sabun, pasta gigi, sikat gigi, hingga popok bayi.
Kegiatan bakti sosial tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Kehadiran jajaran kepolisian bersama pemerintah nagari menjadi simbol sinergi dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan ini juga menunjukkan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh sisi kemanusiaan.
Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Seluruh agenda berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif, sekaligus meninggalkan pesan bahwa kepedulian sosial menjadi salah satu wujud pengabdian Polri kepada masyarakat.
