Mojokerto – Industri alas kaki Kota Mojokerto kembali menunjukkan daya saingnya di pasar internasional. Produk unggulan UMKM asal Kota Mojokerto tampil dalam ajang Indonesia Fair 2026 yang berlangsung di Hikari Plaza Nagoya, Jepang, pada [2 Mei 2026] hingga [3 Mei 2026].
Keikutsertaan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperkenalkan produk lokal ke pasar global sekaligus memperluas peluang ekspor bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam pameran internasional itu, berbagai produk alas kaki khas Mojokerto dipamerkan sebagai representasi industri kreatif unggulan daerah.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengatakan partisipasi Kota Mojokerto dalam Indonesia Fair 2026 merupakan bagian dari upaya memperkuat promosi produk unggulan daerah di tingkat internasional. Menurutnya, kualitas produk UMKM Mojokerto memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar luar negeri.
“Keikutsertaan Kota Mojokerto di Indonesia Fair 2026 ini merupakan upaya memperkenalkan produk-produk unggulan daerah ke pasar internasional. Kami ingin menunjukkan bahwa produk UMKM Kota Mojokerto memiliki kualitas dan daya saing yang mampu menembus pasar global,” ujar Ika Puspitasari yang akrab disapa Ning Ita.
Selama ini, industri alas kaki menjadi salah satu sektor ekonomi kreatif andalan Kota Mojokerto. Berbagai produk sepatu dan sandal hasil karya UMKM lokal dikenal memiliki kualitas baik dengan desain yang terus berkembang mengikuti tren pasar.
Ning Ita menuturkan, pemerintah daerah terus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM melalui berbagai program pelatihan, promosi, hingga perluasan jaringan pemasaran agar produk lokal mampu berkembang lebih luas. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk Mojokerto di pasar internasional.
“Produk sepatu dari Kota Mojokerto bukan hanya memiliki kualitas yang baik dan nyaman dipakai, tetapi juga kreativitas desain yang mampu bersaing. Kami berharap momentum ini membuka peluang kerja sama dan pasar ekspor yang lebih luas bagi para pelaku UMKM,” tambahnya.
Ajang Indonesia Fair 2026 di Jepang menjadi kesempatan penting bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada pasar internasional. Selain menjadi sarana promosi, kegiatan tersebut juga membuka peluang kerja sama bisnis dan pengembangan jaringan pemasaran dengan buyer maupun distributor luar negeri.
Pemerintah Kota Mojokerto berharap partisipasi dalam pameran internasional itu dapat meningkatkan kepercayaan pasar global terhadap produk lokal Indonesia, khususnya produk alas kaki asal Mojokerto. Dengan semakin luasnya pasar ekspor, sektor UMKM diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Selain memperkuat sektor ekonomi kreatif, keberhasilan produk UMKM menembus pasar internasional juga menjadi bukti bahwa industri lokal memiliki potensi besar untuk berkembang di tengah persaingan global. Inovasi desain, kualitas produk, serta dukungan pemerintah menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi UMKM Mojokerto di pasar dunia.
Ke depan, Pemerintah Kota Mojokerto menargetkan semakin banyak produk unggulan daerah yang dapat tampil di berbagai ajang internasional. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas peluang ekspor sekaligus mengangkat nama Kota Mojokerto sebagai salah satu pusat industri kreatif alas kaki di Indonesia.
