Mojokerto – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto, suasana khidmat menyelimuti sejumlah lokasi pemakaman tokoh daerah. Bupati Mojokerto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan ziarah ke makam para bupati terdahulu dan pahlawan daerah sebagai bentuk penghormatan atas jasa serta pengabdian mereka dalam membangun Mojokerto.
Kegiatan ziarah berlangsung pada Kamis (7/5/2026) pagi dan menjadi salah satu rangkaian agenda peringatan hari jadi kabupaten. Prosesi tersebut tidak hanya menjadi tradisi seremonial, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap sejarah panjang perjalanan Kabupaten Mojokerto.
Rangkaian ziarah diawali dengan kunjungan ke makam H. Suwandi yang berada di Desa Bloto, Kecamatan Surodinawan. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Makam Pekuncen di Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. Di setiap lokasi, Bupati dan Forkopimda memanjatkan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para tokoh yang pernah memberikan kontribusi bagi daerah.
Agenda kemudian berlanjut ke makam KH. Machmoed Zein di Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar. Almarhum dikenal sebagai salah satu tokoh penting yang memiliki peran besar dalam kehidupan sosial dan pembangunan masyarakat Mojokerto. Kehadiran rombongan di makam tersebut menjadi simbol penghargaan terhadap jasa para ulama dan tokoh masyarakat yang turut membangun daerah.
Suasana haru juga terlihat saat rombongan melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Gajah Mada, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Prosesi penghormatan kepada para pahlawan dilakukan dengan penuh khidmat. Tabur bunga dan doa bersama menjadi wujud penghormatan terhadap perjuangan para pejuang yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan nyawa demi bangsa dan daerah.
Kegiatan ziarah selanjutnya diteruskan ke makam Ekoproyo di Desa Terusan, Kecamatan Gedeg. Setelah itu, rombongan juga mengunjungi makam Kromodjajan Kertokusumo yang berada di desa yang sama. Di lokasi tersebut, doa kembali dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi para pendahulu dalam membangun Kabupaten Mojokerto.
Bupati Mojokerto menyampaikan bahwa kegiatan ziarah menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para tokoh dan pemimpin terdahulu. Menurutnya, nilai pengabdian dan keteladanan yang diwariskan para pendahulu harus terus dijaga dan menjadi inspirasi dalam melanjutkan pembangunan daerah.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap semangat perjuangan para tokoh Mojokerto dapat terus hidup di tengah masyarakat, terutama dalam memperkuat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap daerah. Selain itu, momentum Hari Jadi Kabupaten Mojokerto juga diharapkan menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak lepas dari jasa para pemimpin dan pejuang masa lalu.
Peringatan Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto tahun ini menjadi refleksi perjalanan panjang daerah yang terus berkembang dari masa ke masa. Dengan mengenang jasa para pendahulu, pemerintah daerah berharap semangat membangun Mojokerto yang lebih maju dan harmonis dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
