Kutim – Seperti setetes embun di tengah teriknya hari, aksi berbagi kembali hadir di jantung keramaian Sangatta Utara. Gerakan Masyarakat Hebat (GEMAH) Kabupaten Kutai Timur menunjukkan kepedulian dengan membagikan takjil kepada para pengguna jalan di Simpang 4 Lampu Merah, Jalan Karya Etam, Rabu (18/3/2026).
Kegiatan ini berlangsung menjelang waktu berbuka puasa, saat lalu lintas di kawasan tersebut dipadati kendaraan. Para anggota GEMAH tampak antusias turun langsung ke jalan, membagikan paket takjil kepada pengendara roda dua maupun roda empat. Aksi ini merupakan bagian dari program rutin yang digelar setiap bulan Ramadan, dengan tujuan membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.
“Kegiatan ini bukan hanya soal berbagi makanan, tetapi bagaimana kita membangun rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Ramadan adalah waktu terbaik untuk menanamkan nilai kepedulian,” ujar Ketua GEMAH Kutai Timur, Adhy Ahmad, di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, kegiatan sosial seperti ini diharapkan mampu memperkuat hubungan antarwarga sekaligus menjadi sarana untuk menumbuhkan empati di tengah kehidupan yang semakin individualistis.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak ragu berbagi. Sekecil apa pun yang diberikan, jika dilakukan dengan tulus, akan membawa dampak besar bagi orang lain,” tambahnya.
Menurutnya, keterlibatan anggota, khususnya generasi muda, menjadi kunci penting dalam keberlangsungan kegiatan sosial tersebut. GEMAH secara aktif melibatkan anak muda dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.
“Generasi muda harus menjadi motor penggerak kegiatan sosial. Dengan terlibat langsung, mereka belajar arti kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar,” tegasnya.
Selain membantu masyarakat yang sedang berpuasa, kegiatan ini juga mendapat respons positif dari para pengguna jalan. Banyak pengendara yang merasa terbantu karena dapat berbuka tepat waktu meski masih berada di perjalanan.
Pemilihan lokasi di simpang lampu merah yang dikenal padat dinilai strategis untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Dalam waktu singkat, ratusan paket takjil berhasil dibagikan kepada masyarakat.
Aksi ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih tumbuh di tengah masyarakat Kutai Timur. GEMAH berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menginspirasi komunitas lain untuk turut berkontribusi dalam aksi sosial selama Ramadan.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, GEMAH Kutai Timur berkomitmen menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
