Mojokerto – Suara nyanyian ceria berpadu dengan gerakan tangan mungil terdengar dari ruang belajar sederhana di Desa Bicak. Di tengah suasana penuh keceriaan, anak-anak usia dini tampak larut dalam kegiatan belajar yang terasa seperti bermain. Metode sederhana ini justru menjadi cara efektif dalam melatih daya ingat sekaligus membangun keberanian mereka sejak dini.
Kegiatan belajar tersebut berlangsung di SPS POS PAUD Bougenfil, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, pada Rabu (25/2/2026). Sekitar 13 anak mengikuti kegiatan bernyanyi sambil melakukan gerakan yang dipandu oleh guru. Anak-anak terlihat antusias menirukan setiap gerakan dan lagu yang diajarkan, menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan.
Guru SPS POS PAUD Bougenfil, Yuli, menjelaskan bahwa metode bernyanyi sambil bergerak merupakan bagian dari pembelajaran rutin yang diterapkan di sekolah tersebut. Kegiatan ini dirancang untuk membantu anak-anak lebih mudah mengingat materi melalui irama dan gerakan.
“Kegiatan hari ini bernyanyi sambil melakukan gerakan. Tujuannya untuk melatih daya ingat anak dengan cara bernyanyi. Anak-anak juga ikut menyimak dan mengikuti gerakan yang dicontohkan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan pembelajaran di PAUD Bougenfil dilaksanakan secara rutin dua kali dalam seminggu, yakni setiap hari Rabu dan Kamis. Melalui metode ini, anak-anak diharapkan tidak hanya mampu menghafal lagu, tetapi juga menjadi lebih aktif dalam mengikuti kegiatan di kelas.
“Manfaatnya anak-anak menjadi lebih aktif dan hafal lagu. Harapan kami, kegiatan ini bisa melatih keberanian mereka untuk berinteraksi dan memberikan pendidikan sejak usia dini, meskipun ada beberapa anak yang masih pasif atau belum mau mengikuti kegiatan,” tambah Yuli.
Selain guru, wali murid juga merasakan dampak positif dari metode pembelajaran yang diterapkan. Salah satu wali murid, Voris, mengaku memilih PAUD tersebut untuk memperkenalkan pendidikan sejak dini kepada anaknya, Mikhail, yang telah mengikuti kegiatan belajar selama sekitar delapan bulan.
“Di sini anak-anak tidak hanya diajarkan bernyanyi, tetapi juga mewarnai, menghafal warna, dan berkreasi. Gurunya juga menyampaikan pembelajaran dengan cara yang mudah dipahami karena dikemas seperti bermain,” ungkapnya.
Voris menambahkan bahwa anaknya kini menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dalam hal keberanian dan interaksi sosial. Perubahan ini dirasakan sejak anaknya aktif mengikuti kegiatan di PAUD Bougenfil.
“Awalnya anak saya pasif, tapi sekarang menjadi lebih aktif dan berani berinteraksi. Anak saya juga sangat senang dan semangat mengikuti kegiatan. Harapan saya, anak bisa terus semangat belajar dan tidak menjadi anak yang pasif saat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Komunikasi antara guru dan wali murid juga berjalan baik melalui grup WhatsApp,” pungkasnya.
Metode pembelajaran sederhana yang diterapkan di PAUD Bougenfil menunjukkan bahwa pendekatan yang menyenangkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan anak usia dini. Dengan memadukan unsur bermain dan belajar, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga membangun kepercayaan diri sejak awal.
