Jember – Kebahagiaan terpancar dari wajah puluhan anak yatim dan piatu asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, mereka mendapat kesempatan istimewa untuk berbelanja kebutuhan Lebaran di pusat perbelanjaan Roxy Jember dalam sebuah kegiatan sosial yang digagas pemerintah desa.
Sebanyak 129 anak yatim dan piatu diberangkatkan secara bersama-sama menuju Roxy Jember menggunakan tiga unit bus. Rombongan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sidomulyo, Kamiludin, serta mendapat pengawalan dari patroli Polsek Sempolan untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan tertib.
Sepanjang perjalanan hingga tiba di pusat perbelanjaan, suasana penuh keceriaan terasa di antara anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut. Bagi sebagian dari mereka, pengalaman berbelanja langsung di pusat perbelanjaan besar merupakan hal yang jarang dirasakan. Antusiasme terlihat ketika mereka memilih pakaian dan kebutuhan lain untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Kepala Desa Sidomulyo, Kamiludin yang akrab disapa Kamil, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program sosial tahunan yang telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir. Menurutnya, program ini bertujuan memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di desa sekaligus membantu mereka memenuhi kebutuhan Lebaran.
“Ini tahun kelima sejak 2022 kami membawa anak-anak yatim piatu Desa Sidomulyo berbelanja kebutuhan Lebaran. Tahun ini ada 129 anak yang kami ajak,” ujarnya di sela kegiatan.
Kamil menjelaskan bahwa setiap anak mendapatkan bantuan senilai Rp500 ribu yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan mereka selama kegiatan belanja berlangsung. Dengan jumlah peserta sebanyak 129 anak, total anggaran bantuan yang disalurkan mencapai puluhan juta rupiah.
“Setiap anak mendapatkan bantuan senilai Rp500 ribu, sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Jadi totalnya 129 anak dikali Rp500 ribu,” jelasnya.
Program tersebut dibiayai dari hasil pemanfaatan tanah kas Desa Sidomulyo yang disewakan setiap tahun. Pendapatan dari aset desa tersebut dialokasikan secara khusus untuk mendukung program sosial, termasuk kegiatan bagi anak yatim.
Menurut Kamil, hasil sewa tanah kas desa mencapai Rp212.500.000 setiap tahun. Meskipun nilai tersebut tidak mengalami kenaikan sejak tahun 2022 hingga 2026, pemerintah desa tetap berupaya memanfaatkannya secara maksimal untuk kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain membantu kebutuhan Lebaran, dana tersebut juga digunakan untuk mendukung program lain bagi anak-anak yatim, seperti tabungan pendidikan dan bantuan untuk usaha produktif bagi keluarga mereka. Langkah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan sekaligus memberikan kesempatan yang lebih baik bagi masa depan anak-anak tersebut.
Kamil berharap kegiatan sosial ini tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, tetapi juga menjadi doa dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Desa Sidomulyo.
“Kami berdoa semoga kegiatan ini menjadi wasilah doa anak-anak yatim agar Desa Sidomulyo semakin maju, menjadi desa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, masyarakatnya bahagia, sejahtera, dan makmur,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud kepedulian pemerintah desa terhadap warga yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim dan piatu. Melalui program ini, mereka diharapkan dapat merasakan kebahagiaan yang sama seperti anak-anak lainnya dalam menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri.
