Sidoarjo – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan berbagai pihak, termasuk oleh TNI Angkatan Laut. Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) menggelar kegiatan Panen Raya Padi Ketahanan Pangan Tahun 2026 di lahan produktif seluas dua hektare di wilayah Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Senin (9/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi Puspenerbal dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan agenda pembangunan pemerintah melalui Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Melalui pemanfaatan lahan yang dimiliki, institusi militer tersebut berupaya ikut menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung kemandirian sektor pertanian.
Komandan Puspenerbal (Danpuspenerbal), Laksda TNI Bayu Alisyahbana, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan langkah konkret TNI AL dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional.
Menurutnya, pemanfaatan lahan yang dimiliki oleh institusi negara untuk kegiatan produktif seperti pertanian dapat menjadi salah satu solusi dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah berbagai tantangan global.
“Panen raya hari ini adalah bukti nyata kontribusi Puspenerbal. Dengan hasil mencapai sekitar 6 ton gabah, kami optimistis bahwa pemanfaatan lahan secara efektif dapat menjadi pilar pendukung kedaulatan pangan bangsa,” ujar Bayu dalam keterangannya.
Panen raya tersebut dilakukan di lahan pertanian seluas dua hektare yang berada di kawasan Sedati, Sidoarjo. Dari luas lahan tersebut, hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 6 ton gabah kering panen.
Padi yang dipanen merupakan beberapa varietas unggulan yang telah dikenal memiliki kualitas baik. Varietas tersebut antara lain Ciherang, Inpari 32, serta Padi Mustajab yang selama ini cukup populer di kalangan petani karena memiliki produktivitas tinggi dan kualitas beras yang baik.
Beras yang dihasilkan dari kawasan pertanian di wilayah Sedati tersebut juga dikenal memiliki tekstur yang pulen dan digemari masyarakat. Hal ini menjadikan hasil panen tidak hanya memiliki nilai ekonomis, tetapi juga memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasaran.
Seluruh hasil panen dari kegiatan tersebut nantinya akan diproses lebih lanjut sebelum didistribusikan kepada berbagai pihak. Proses distribusi akan dilakukan melalui Primer Koperasi Angkatan Laut (Primkopal) Juanda.
Distribusi hasil panen ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pangan prajurit TNI AL, pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di lingkungan Puspenerbal, serta masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah Juanda.
Selain untuk memenuhi kebutuhan internal, hasil panen juga diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga beras di tingkat masyarakat. Puspenerbal menargetkan distribusi beras tersebut tetap dilakukan dengan harga yang terjangkau.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya swasembada pangan yang dilakukan secara mandiri oleh institusi TNI Angkatan Laut. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal, diharapkan kebutuhan pangan dapat dipenuhi tanpa bergantung sepenuhnya pada pasokan dari luar.
Kegiatan panen raya ini sekaligus menunjukkan bahwa sektor pertanian dapat menjadi bagian penting dari berbagai program strategis nasional. Tidak hanya bagi masyarakat umum, tetapi juga bagi institusi negara yang memiliki potensi lahan produktif.
Puspenerbal juga menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan program pertanian di lahan yang dimiliki. Langkah ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Ke depan, pemanfaatan lahan produktif tersebut akan terus dioptimalkan dengan berbagai inovasi di bidang pertanian. Dengan demikian, sektor pertanian diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi keluarga besar TNI Angkatan Laut maupun masyarakat umum.
Melalui kegiatan seperti ini, Puspenerbal berharap dapat menjadi contoh bahwa sinergi antara institusi negara dan sektor pertanian mampu memperkuat kedaulatan pangan Indonesia serta menjaga keberlanjutan sumber daya pangan bagi generasi mendatang.
