Jember – “Tidak ada yang tertinggal,” begitu semangat yang digaungkan Pemerintah Kabupaten Jember dalam menyalurkan Beasiswa Cinta Bergema. Pemkab menargetkan distribusi program bantuan pendidikan ini rampung pada Oktober 2025 dengan komitmen menjangkau seluruh mahasiswa berhak, baik yang belajar di dalam maupun luar daerah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Hadi Mulyono, menegaskan bahwa proses seleksi telah dilakukan melalui enam jalur beasiswa. Namun, sebagian mahasiswa yang berkuliah di luar daerah tidak dapat mengikuti wawancara tatap muka. Untuk itu, mereka diberikan kesempatan wawancara ulang secara daring demi menjamin keadilan.
“Enam jalur beasiswa sudah kita laksanakan wawancara, tapi ada beberapa mahasiswa luar Jember yang tidak bisa hadir. Atas arahan Bupati, mereka tetap diberi kesempatan melalui wawancara online,” ujar Hadi, Minggu (28/9/2025).
Ia menjelaskan, setelah tahap wawancara, data penerima beasiswa akan diverifikasi dan disinkronkan dengan Kementerian Pendidikan melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik). Upaya ini dilakukan agar tidak terjadi penerimaan ganda dari program bantuan lain.
“Kami targetkan distribusi beasiswa rampung Oktober 2025. Setelah data disinkronkan, akan dilakukan verifikasi ke pusat agar benar-benar tepat sasaran,” tambah Hadi.
Program Beasiswa Cinta Bergema sendiri dirancang untuk membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Jember. Dengan mekanisme seleksi yang ketat dan transparan, diharapkan beasiswa ini mampu memberi manfaat nyata dan merata bagi para penerimanya.
Bupati Jember sebelumnya juga menekankan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan program ini agar benar-benar memberikan dampak positif bagi mahasiswa. Pemerintah daerah ingin memastikan tidak ada mahasiswa yang layak terlewatkan hanya karena kendala teknis.
Melalui langkah-langkah verifikasi data dan pemerataan kesempatan, Pemkab Jember optimis program Beasiswa Cinta Bergema akan menjadi tonggak penting dalam mendukung generasi muda agar lebih berdaya dan siap menghadapi tantangan masa depan. (ADV)
