Jember – Lantunan ayat suci menggema di berbagai sudut kota, menandai semarak Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Jawa Timur yang telah memasuki hari kedua pada Senin (15/9/2025). Sebanyak 1.348 peserta dari 38 kabupaten/kota berlomba menunjukkan kemampuan terbaik dalam cabang-cabang yang dipertandingkan.
Rangkaian lomba tersebar di 12 majelis yang dipusatkan di lokasi strategis di Jember. Masjid Cheng Ho Kaliwates menjadi arena bagi Tilawah Al-Qur’an anak-anak dan Tartil, sementara cabang Tilawah remaja serta tuna netra dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Qodiri. Aula Dinas Pendidikan Jember dipilih untuk cabang Qira’at Murattalah remaja dan dewasa, sedangkan Aula Balai Diklat BKPSDM menampung lomba MHQ 1 Juz Tilawah dan 10 Juz.
Cabang MHQ 5 Juz dan 20 Juz berlangsung di Aula PSBB MAN 1 Jember, sementara MHQ 30 Juz serta Tafsir Bahasa Arab digelar di Aula Islamic Center Pondok Pesantren Darus Sholah. Adapun Tafsir Bahasa Indonesia dan Inggris dipertandingkan di Aula Kodim 0824 Jember.
Untuk kategori Tilawah dewasa dan Qira’at Mujawwadah dewasa, Alun-alun Jember menjadi lokasi utama. Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) digelar di Balai Serba Guna Kaliwates, sedangkan Musabaqah Khaththil Qur’an (MKQ) berlangsung di GOR PKPSO. Selain itu, Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ) ditempatkan di Aula MAN 2 Jember, dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) di Gedung Kuliah Terpadu UIN KHAS Jember.
“Semua nilai bisa dilihat secara online, sehingga transparan dan bisa dipantau oleh masyarakat maupun kafilah dari masing-masing daerah,” ujar Muhammad Isa dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Timur. Menurutnya, keterbukaan penilaian melalui laman musabaqah.id diharapkan meningkatkan kepercayaan publik terhadap hasil lomba.
MTQ XXXI Jawa Timur tahun ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan membaca, menghafal, dan menafsirkan Al-Qur’an, tetapi juga ruang silaturahmi antar-kafilah. Kehadiran ribuan peserta menambah semarak suasana kota Jember, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan keagamaan berskala besar.
Rangkaian lomba dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (19 September 2025), yang akan menjadi puncak kegiatan dengan digelarnya babak final seluruh cabang. Masyarakat Jember dan sekitarnya diharapkan dapat turut menyaksikan rangkaian penampilan peserta terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur. (ADV).
