Kutim – Jalanan Kutai Timur akhir-akhir ini menjadi panggung serius bagi peningkatan disiplin berlalu lintas. Polres Kutai Timur menggelar razia skala besar sebagai bagian dari Operasi Patuh Mahakam 2025, yang berfokus pada penegakan hukum dan edukasi keselamatan berkendara. Operasi ini berhasil menjaring 350 pelanggar sejak dimulai beberapa hari lalu.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, S.H., S.I.K., M.H., bersama Kasat Lantas AKP Rezky Nur Meihendra, S.Tr.K., S.I.K., M.Si, TNI, Dinas Perhubungan, dan stakeholder lainnya memimpin langsung jalannya razia di sejumlah titik strategis, Jumat (25/7/2025).
“Operasi Patuh Mahakam ini memiliki dua dimensi utama: penegakan hukum terhadap pelanggaran, serta edukasi masif soal pentingnya keselamatan berlalu lintas. Kami akan menindak tegas pelanggaran yang berpotensi fatal seperti tidak pakai helm, melawan arus, dan penggunaan knalpot tidak sesuai aturan,” tegas AKBP Fauzan.
Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, mulai dari SIM, STNK, helm standar SNI, hingga komponen teknis seperti lampu, spion, dan knalpot. Bagi pengendara yang melanggar, sanksi langsung diberikan sesuai aturan hukum. Di sisi lain, pengendara juga diberi pemahaman persuasif oleh petugas agar lebih sadar akan keselamatan berlalu lintas.
Razia ini menjadi bentuk nyata keseriusan Polres Kutai Timur dalam membangun lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman. Sinergi aktif antarinstansi juga memperkuat pelaksanaan operasi, yang akan terus berlangsung hingga 27 Juli 2025 mendatang.
Polres Kutai Timur mengimbau seluruh masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas saat berkendara. Tertib di jalan bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi demi menjaga nyawa diri sendiri dan orang lain.
