Kediri – Jelang bergulirnya kompetisi BRI Liga 1 Indonesia 2025/2026 yang direncanakan mulai Agustus mendatang, Persik Kediri mulai melakukan berbagai persiapan menyeluruh, termasuk kesiapan Stadion Brawijaya yang kembali akan menjadi markas kebanggaan mereka.
Direktur Persik Kediri, Souraya Farina, menegaskan bahwa meskipun pembenahan skuad terus dilakukan, aspek non-teknis seperti kesiapan stadion tetap menjadi prioritas.
“Tentu karena tim ini merupakan kebanggaan masyarakat Kediri Raya, maka kami tetap menggunakan Stadion Brawijaya Kediri sebagai kandang Persik Kediri nantinya, apalagi dukungan Ibu Walikota Kediri dan Pemerintah Kota sudah luar biasa,” ungkapnya, Kamis (5/6/2025).
Menurutnya, stadion Brawijaya bukan sekadar venue pertandingan, namun menjadi simbol sejarah panjang dan semangat suporter Persikmania.
“Bermain di stadion Brawijaya dan mendapat dukungan dari Persikmania secara langsung makin mendongkrak kepercayaan diri para pemain. Sebagai pemain ke-12, kehadiran para suporter secara langsung ke depannya tetap kami harapkan saat bermain di kandang,” jelasnya.
Manajemen juga menyampaikan apresiasi atas peran aktif Pemerintah Kota Kediri dalam mendukung renovasi stadion. Perbaikan seperti peningkatan fasilitas pencahayaan dan pengecatan stadion disebut tengah berlangsung, sesuai hasil inspeksi terbaru dari PT Liga Indonesia Baru (LIB).
“Manajemen Persik Kediri juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Ibu Walikota Kediri serta jajaran Pemkot Kediri yang telah mengucurkan dana untuk perbaikan stadion Brawijaya,” tambah Souraya.
Dengan berbagai persiapan yang berjalan positif, Persik Kediri berharap dapat tampil lebih kompetitif di musim mendatang. Keberadaan stadion yang layak dan dukungan penuh dari Persikmania menjadi semangat tambahan bagi skuad Macan Putih untuk menorehkan hasil terbaik.
