Jember – Seperti energi baru yang menyala di arena olahraga, kehadiran Hapkido di Kabupaten Jember menjadi sinyal kebangkitan cabang bela diri baru yang siap bersaing. Tak sekadar hadir, Hapkido langsung menancapkan target tinggi: meraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Pembentukan resmi cabang olahraga ini ditandai dengan pelantikan Pengurus Cabang (Pengcab) Hapkido Jember pada Sabtu (11/06/2026) di Kantor KONI Jember. Prosesi tersebut dipimpin oleh Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Hapkido Jawa Timur, Ivan Risvianto, yang juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan. Dalam acara tersebut, dilakukan pembacaan sumpah jabatan, penyerahan pataka, serta penyematan pin kepada Ketua Pengcab Hapkido Jember, I Putu Suardana.
Momentum ini menjadi tonggak awal bergabungnya Hapkido sebagai cabang olahraga baru di Jember. Meski tergolong baru, semangat untuk berprestasi sudah terlihat sejak awal pembentukan. Pengurus pun langsung menyusun berbagai strategi untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas atlet.
“Animo masyarakat luar biasa. Ini peluang besar, karena sebagai cabor baru, kesempatan meraih medali masih sangat terbuka,” ujar I Putu Suardana.
Ia menjelaskan, pihaknya akan memaksimalkan promosi melalui platform digital, menggandeng influencer, serta melakukan pembinaan sejak dini dengan masuk ke sekolah-sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA. Langkah ini diharapkan mampu mencetak atlet-atlet potensial dalam waktu relatif singkat.
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Sebelum resmi dilantik, atlet Hapkido Jember telah mencatatkan prestasi awal dalam ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) di Ngawi. Dalam kompetisi tersebut, mereka berhasil meraih dua medali emas, dua perak, dan dua perunggu—sebuah capaian yang cukup menjanjikan bagi cabang olahraga yang baru berkembang.
Saat ini, jumlah atlet Hapkido di Jember mendekati 100 orang. Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam waktu singkat, sekaligus menjadi modal kuat untuk menghadapi kompetisi tingkat provinsi mendatang.
“Target terdekat kami Porprov 2027,” tegas Putu.
Di sisi lain, Ketua Pengda Hapkido Jawa Timur, Ivan Risvianto, mengakui bahwa perkembangan Hapkido di wilayahnya masih dalam tahap awal. Dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, baru 19 daerah yang memiliki kepengurusan resmi. Meski demikian, ia melihat Jember sebagai salah satu daerah dengan prospek cerah.
“Potensinya besar sekali. Atletnya bagus, dukungan juga ada. Kalau dikelola serius, prestasi Jember di Hapkido bisa luar biasa,” ungkap Ivan.
Dengan dukungan organisasi yang mulai terbentuk, jumlah atlet yang terus bertambah, serta capaian prestasi awal yang menjanjikan, Hapkido Jember kini berada di jalur yang tepat untuk berkembang.
Kehadiran cabang olahraga ini tidak hanya menambah ragam pilihan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang baru bagi generasi muda Jember untuk berprestasi di tingkat regional hingga nasional.
