Payakumbuh – Riak air di Kolam Renang Ngalau Indah tak sekadar memecah keheningan, tetapi juga mengantarkan harapan baru bagi lahirnya atlet masa depan. Kota Payakumbuh resmi menjadi tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik Indonesia Sumatera Barat 2026, yang menjadi gerbang menuju pentas nasional.
Kejuaraan ini dibuka pada [Jumat (10/4/2026)] oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, yang hadir mewakili Wali Kota Zulmaeta. Kegiatan berlangsung selama tiga hari hingga [Minggu (12/4/2026)] di Kolam Renang Ngalau Indah, dengan melibatkan ratusan atlet dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Dalam sambutannya, Elzadaswarman menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Payakumbuh sebagai tuan rumah. Ia menilai momentum ini menjadi peluang strategis untuk mendorong kemajuan olahraga, khususnya cabang akuatik di tingkat daerah.
“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta, official, dan tamu undangan. Payakumbuh adalah kota kecil yang terus berbenah dan berkomitmen menjadi bagian dari kemajuan olahraga di Sumbar,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembinaan atlet jangka panjang yang berkelanjutan. Menurutnya, nilai sportivitas, disiplin, dan mental juara harus menjadi fondasi utama dalam setiap kompetisi.
Selain itu, ia juga mendorong para atlet untuk bertanding dengan semangat tinggi serta menjunjung nilai-nilai fair play dalam setiap nomor yang diikuti. Pemerintah Kota Payakumbuh, lanjutnya, akan terus memperkuat dukungan terhadap sektor olahraga melalui peningkatan fasilitas dan kolaborasi lintas sektor.
Di sisi lain, Ketua Panitia Widya mengungkapkan bahwa Kejurda Akuatik Sumbar 2026 diikuti oleh 299 atlet yang berasal dari 33 pengurus cabang dan klub se-Sumatera Barat. Para peserta akan bertanding dalam lebih dari 1.000 nomor perlombaan selama tiga hari pelaksanaan.
“Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme yang luar biasa terhadap cabang olahraga akuatik di Sumbar, sekaligus menjadi indikator positif bagi pembinaan atlet di daerah,” ujarnya.
Ia juga berharap ajang ini mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional. Kejuaraan ini sekaligus menjadi ajang seleksi menuju kompetisi nasional yang dijadwalkan berlangsung pada [28 April 2026] hingga [1 Mei 2026] di Jakarta.
Pada hari pembukaan, Wakil Wali Kota Payakumbuh turut menyerahkan medali kepada para pemenang nomor 1.500 meter gaya bebas putra. Atlet asal Padang Pariaman, Sarbo, berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Muhammad Siddiq dari Bukittinggi, sementara peringkat ketiga diraih Darvesh Evan Putra Huda dari Padang.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, pengurus olahraga, serta perwakilan legislatif dan komunitas olahraga. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bukti kuatnya dukungan terhadap pengembangan olahraga akuatik di Sumatera Barat.
Dengan terselenggaranya kejuaraan ini, Payakumbuh tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga pusat lahirnya talenta-talenta baru yang diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih tinggi.
