Mojokerto – Pemerintah Desa Mojodadi, Kecamatan Kemlagi, terus menggenjot pembangunan Taman Gajah Mada sebagai ikon baru kuliner dan rekreasi yang siap meramaikan kawasan Kabupaten Mojokerto. Berlokasi di area Kantor Desa Mojodadi, taman ini dirancang tak hanya sebagai ruang publik, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi lokal berbasis UMKM.
Pembangunan taman ini mencakup fasilitas lengkap seperti pujasera UMKM, ruko kuliner, jalur pedestrian yang terinspirasi dari Malioboro Yogyakarta, area olahraga gratis, dan playground ramah keluarga. Dengan berbagai daya tarik tersebut, Mojodadi menargetkan kawasan ini menjadi magnet baru bagi masyarakat Mojokerto maupun wisatawan luar daerah.
“Semoga ke depan Taman Gajah Mada ini bisa lebih maju dan menjadi daya tarik bagi warga Mojokerto maupun pengunjung dari luar daerah,” ujar Kepala Desa Mojodadi, Agus Suprayitno, Senin (15/4/2025).
Ia menyebut, pengelolaan taman sepenuhnya akan dipercayakan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mojodadi, sebagai wujud pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi desa.
Hal senada disampaikan oleh Sekretaris BUMDes, Tri Handoko. Ia menekankan pentingnya menghadirkan taman yang tak hanya sekadar tempat hiburan, tetapi juga memberikan kenyamanan dan manfaat ekonomi secara luas.
“Kami ingin taman ini menjadi tempat favorit bagi warga Mojokerto, baik untuk kulineran, olahraga, maupun sekadar bersantai bersama keluarga,” ungkapnya.
Menurutnya, Taman Gajah Mada akan menjadi kombinasi ideal antara fungsi komersial dan sosial. Jalur pedestrian yang nyaman dan area bermain gratis dirancang untuk mendukung gaya hidup sehat serta mempererat interaksi sosial antar warga.
Pembangunan taman ini pun menjadi bukti nyata bagaimana pemerintah desa memanfaatkan aset lokal untuk menciptakan ruang publik inklusif. Dengan dukungan masyarakat dan pengelolaan berkelanjutan, taman ini diyakini akan menjadi pusat kegiatan yang memberi dampak ekonomi dan sosial secara langsung.
Jika rampung sesuai jadwal, Taman Gajah Mada akan menjadi pionir kawasan rekreasi berbasis desa yang menginspirasi daerah lain dalam pengembangan potensi lokal.
