Jakarta – Harga emas batangan yang dijual melalui Pegadaian melonjak tajam pada Jumat (21/3/2025), menyentuh angka tertinggi dalam sepekan terakhir. Tiga produk logam mulia yang ditawarkan, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, kompak mengalami kenaikan mulai dari Rp11.000 hingga Rp20.000 per gram.
Kenaikan tertinggi terjadi pada emas UBS yang naik Rp20.000 menjadi Rp1.768.000 per gram. Emas Antam menyusul dengan lonjakan Rp16.000 dari sebelumnya Rp1.803.000 menjadi Rp1.819.000 per gram, menjadikannya harga tertinggi sejak Senin (17/3). Sedangkan emas Galeri24 mengalami kenaikan Rp11.000 dan kini dibanderol Rp1.748.000 per gram.
“Peningkatan ini tak lepas dari tren global harga emas yang terus menguat, dipicu oleh ketidakpastian geopolitik dan spekulasi pasar terhadap kebijakan suku bunga di Amerika,” ujar analis keuangan independen, Rafi Ananda.
Rafi menjelaskan, kondisi pasar yang sensitif terhadap risiko mendorong investor untuk mencari aset aman seperti emas. Ia menambahkan, tren ini bisa bertahan dalam jangka menengah, terutama jika situasi global tidak kunjung stabil.
Pegadaian menyediakan variasi berat emas dari ketiga produsen tersebut, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Produk Antam dan Galeri24 tersedia hingga 1 kilogram, sementara UBS maksimal hanya sampai 500 gram. Harga emas Antam paling tinggi di kisaran Rp1.757.465.000 untuk ukuran 1.000 gram, diikuti oleh Galeri24 di angka Rp1.679.919.000, dan UBS sebesar Rp856.736.000 untuk ukuran 500 gram.
Peningkatan harga ini memberikan peluang bagi pemilik emas untuk merealisasikan keuntungan, sekaligus menjadi pertimbangan bagi calon investor dalam menentukan waktu pembelian. Beberapa analis menyarankan untuk tetap berhati-hati karena volatilitas masih tinggi.
“Kami melihat tren naik ini bisa berlanjut, tapi penting juga untuk memperhatikan level resistensi harga emas global dalam beberapa pekan ke depan,” ujar Rafi kembali menekankan pentingnya kehati-hatian.
Dengan lonjakan harga emas hari ini, minat masyarakat untuk berinvestasi emas melalui Pegadaian diprediksi akan terus tumbuh. Emas dinilai sebagai pilihan aman dan likuid di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian.
