Penajam Paser Utara – Cahaya pengetahuan menyinari SDN 007 Penajam. Sebanyak 16 guru dari sekolah tersebut menimba ilmu baru melalui metode MIKR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi, dan Refleksi). Metode ini diharapkan dapat mengasah nalar kritis dan kreativitas siswa.
“Metode ini berpusat pada murid. Pertanyaan dari guru menciptakan dinamika dan suasana belajar yang bersemangat,” kata Anisa Surya, fasilitator metode MIKR dari Tanoto Foundation, Selasa (6/8/2024).
Pembelajaran Aktif dan Dinamis
Anisa menjelaskan, murid yang aktif dalam belajar akan lebih cepat memahami dan mengerti materi. Selain itu, pengetahuan yang diperoleh akan lebih bertahan lama karena didapat dari pengalaman yang mengesankan.
“Materi pelatihan ini nantinya juga akan diberikan kepada guru-guru dari delapan sekolah mitra binaan Tanoto Foundation di Kecamatan Sepaku, yang melingkupi Ibu Kota Nusantara (IKN),” tambah Anisa.
Dukungan Penuh dari Tanoto Foundation dan KRN
Tanoto Foundation, sebagai lembaga yang fokus pada pendidikan dasar dan menengah, selalu mengembangkan berbagai metode pembelajaran alternatif. Para guru peserta pelatihan di SDN 007 Penajam pun aktif berdiskusi dan membuat media untuk menampilkan hasil diskusi mereka.
“Kami akan dampingi terus para guru sampai ahli menggunakan MIKR,” kata Jaya Budiarsa, Kepala Urusan Keamanan, Sosial, dan Perizinan PT Kutai Refinery Nusantara (KRN).
KRN atau Apical Balikpapan berkolaborasi dengan Tanoto Foundation untuk berbagi ilmu dengan guru-guru di SDN 007 Penajam. Menurut Jaya, kegiatan ini sejalan dengan filosofi perusahaan yang mementingkan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Kami ingin keberadaan kami memberi manfaat bagi masyarakat, dalam hal ini turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan mutu pendidikan,” kata Jaya.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Penajam Paser Utara, Ismail MPd, menyampaikan harapannya untuk meningkatkan dan meluaskan kerjasama ini di masa depan.
