Jombang – Sudah kantongi surat tugas dari dua partai, Mundjidah Wahab masih malu-malu ditanya siapa yang jadi wakil bupati mendampinginya. Mantan Bupati Jombang periode 2018-2023 dalam sebuah agenda di Warung Potehi, Gudo, Jombang mengakui sudah kantongi dua surat tugas dari Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
“Sudah ada dua surat tugas dari PPP dan Partai Demokrat. Kalau di Jombang jumlah kursinya sudah 10 di DPRD,” ucapnya pada Selasa (9/7/2024).
Menunggu Wangsit dari Langit
Namun, ketika ditanya tentang siapa yang akan menjadi pendampingnya sebagai calon wakil bupati, Mundjidah tampak belum ingin membuka kartu. Dengan senyum misterius, ia menjawab, “Pokoknya tunggu saja tanggal mainnya yah. Saya tidak mendaftarkan nama siapapun, intinya tunggu wangsit saja dari langit ya.”
Jawaban ini membuat para pendukung dan wartawan semakin penasaran. Siapakah yang akan menjadi pendamping Mundjidah dalam pertarungan politik di Pilkada Jombang 2024? Meski banyak spekulasi beredar, Mundjidah tetap teguh dengan sikapnya untuk menunggu momen yang tepat.
Strategi Politik dan Rekomendasi Partai
Dalam dunia politik, dukungan partai merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan seorang calon. Mundjidah, sebagai anak dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Chasbullah, tentu memahami betul dinamika ini. “Kalau sudah ada pasangan, seperti Ibu Khofifah dengan Emil Dardak, partai-partai pasti akan langsung memberikan rekomendasi,” jelasnya.
Mundjidah juga menambahkan bahwa calon yang belum memiliki pasangan lengkap biasanya hanya akan diberikan surat tugas. Surat tugas ini bertujuan untuk mencari koalisi, melakukan survei, dan menentukan pasangan yang tepat. “Mendapatkan surat tugas dimana harus mencari koalisi, survei dan mencari pasangan,” tambahnya.
Kemungkinan Berpasangan dengan Sumrambah
Isu tentang kemungkinan Mundjidah kembali berpasangan dengan Sumrambah, yang sebelumnya mendampinginya sebagai Wakil Bupati Jombang, juga menjadi topik hangat. Namun, Mundjidah masih enggan memberikan kepastian. “Semua bisa terjadi, tunggu saja waktunya dan tanggal mainnya yah,” pungkasnya.
Optimisme dan Harapan
Di tengah ketidakpastian ini, satu hal yang jelas adalah optimisme Mundjidah untuk kembali memimpin Jombang. Dukungan dari partai dan masyarakat menjadi modal kuat baginya. Dengan pengalaman sebagai bupati sebelumnya, Mundjidah memiliki rekam jejak yang bisa dijadikan pertimbangan bagi para pemilih.
Pendekatan yang diambil Mundjidah, yakni menunggu wangsit dari langit, menunjukkan kepercayaan dirinya dalam mengikuti dinamika politik yang terus berkembang. Dengan sikap tenang dan bijaksana, ia menanti momen yang tepat untuk mengumumkan siapa yang akan mendampinginya dalam Pilkada Jombang 2024.
Pilkada Jombang 2024 semakin mendekat, dan atmosfer politik di daerah ini kian memanas. Dengan dukungan dari dua partai besar dan pengalaman yang mumpuni, Mundjidah Wahab tampaknya siap kembali berkompetisi. Namun, teka-teki tentang siapa yang akan menjadi pendampingnya masih terus menggantung. Warga Jombang pun menanti dengan penuh harap, siapakah yang akan mendampingi Mundjidah dalam perjuangannya kali ini? Semua akan terjawab pada waktunya, ketika wangsit dari langit telah datang.
