Tenggarong – Di bawah langit cerah Muara Kaman, sebuah langkah maju bagi pertanian dan peternakan lokal diresmikan oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah. Bertempat di kawasan pertanian terintegrasi Desa Cipari Makmur, Bupati Edi menyerahkan bantuan berupa 50 ekor kambing kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Subur Makmur, Minggu (9/6/2024). Sebuah bagian dari program Kukar Idaman yang dicanangkan untuk mendukung dan mengembangkan pertanian serta peternakan di wilayah ini.
Acara yang berlangsung meriah ini juga dihadiri oleh Dandim 0906 KKR Letkol Czi Damai Adi Setiawan, serta beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Kukar. Di antaranya Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar Muhammad Taufik, Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni, Camat Muara Kaman Barliang, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Muara Kaman. Kehadiran para pejabat ini menandakan pentingnya acara tersebut bagi perkembangan sektor pertanian dan peternakan di Kukar.
Bupati Edi Damansyah menyampaikan harapannya agar bantuan kambing ini dapat dirawat dan dikembangkan dengan baik oleh para penerima. “Saya terima kasih kepada pengurus Gapoktan, pengurus Poktan dan anggotanya. Kami minta tolong agar kambing ini dirawat dengan baik dan dikembangkan,” ujar Edi Damansyah, seraya menekankan pentingnya perawatan dan pengembangan bantuan yang diberikan.
Desa Cipari Makmur dipilih sebagai penerima bantuan karena kawasan ini merupakan daerah percontohan pertanian terintegrasi, sebuah program kolaborasi antara Pemerintah Kukar bersama Kodim 0906 KKR melalui program Karya Bhakti. “Sekali lagi, karena ini percontohan nanti kalau model ini berhasil di Desa Cipari Makmur Kecamatan Muara Kaman dan desa sekitarnya, nanti akan kita kembangkan lagi di beberapa kawasan pertanian di desa-desa yang sudah kita tetapkan,” ungkap Edi Damansyah dengan penuh optimisme.
Lebih lanjut, Edi Damansyah berharap para penerima bantuan dapat memelihara kambing dengan baik, mengingat memelihara kambing memerlukan penanganan ekstra dibandingkan dengan ternak lainnya. “Karena ini percontohan, lakukan supervisi dan monitoring, serta pembinaan sehingga apa yang kita bantu kepada petani itu berhasil. Bila tidak berhasil, kita cari tahu apa masalahnya dan memperbaikinya ke depannya,” tutur Edi Damansyah memberikan arahan tegas.
Kegiatan ini diakhiri dengan dialog interaktif antara Bupati Edi Damansyah dan para petani serta peternak yang hadir. Dialog ini memberikan kesempatan bagi para petani untuk menyampaikan aspirasi, berbagi pengalaman, serta memperoleh arahan langsung dari bupati terkait pengembangan pertanian dan peternakan di Desa Cipari Makmur. Interaksi hangat ini menambah semangat dan harapan baru bagi para petani untuk terus berinovasi dan meningkatkan produktivitas mereka.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Desa Cipari Makmur diharapkan menjadi contoh sukses dalam pengembangan pertanian terintegrasi di Kutai Kartanegara, membawa kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh warga.
