Sidoarjo – Proses penyaluran Bantuan Pangan Beras Cadangan Pemerintah (CPP) terus berlanjut di Kabupaten Sidoarjo, kali ini mencapai 19 Desa di Kecamatan Krembung. Sebanyak 4.794 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah ini menerima bantuan pangan berupa beras seberat 10 kg, sebagai upaya konkrit Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mendukung masyarakat di tengah kondisi sulit.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tidak hanya sekadar menyalurkan bantuan, namun juga secara aktif melakukan pengawasan dan pemantauan langsung di lapangan. Istri Plt. Bupati Sidoarjo, dr. Sriatun Subandi, turut terlibat dalam proses pemantauan bantuan ini, khususnya di Desa Keper, Desa Kedungrawan, dan Desa Ploso Kecamatan Krembung, Rabu (22/5/2024).
“Dengan turun langsung ke lapangan, kami ingin memastikan bahwa bantuan pangan ini benar-benar sampai kepada yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat penerima,” ungkap Sriatun.
Sriatun menjelaskan bahwa Desa Keper menerima bantuan untuk 421 KPM, Desa Kedungrawan 299 KPM, dan Desa Ploso 273 KPM, dari total 4.794 KPM yang tersebar di 19 desa di Kecamatan Krembung.
Namun, Sriatun juga menekankan pentingnya peran perangkat desa dalam menjaga keadilan dan kelancaran penyaluran bantuan ini. “Perangkat desa harus melakukan update data secara cepat dan akurat sesuai dengan Daftar Terpadu Keluarga Sasaran (DTKS). Mereka juga harus bersikap adil dan tidak memihak dalam proses penyaluran, untuk menghindari kesalahan atau ketidakmerataan dalam penyaluran bantuan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sriatun juga mengingatkan bahwa jika ada KPM yang meninggal dunia atau sudah tidak membutuhkan bantuan lagi, perangkat desa harus segera melaporkan agar dapat diganti dengan KPM yang membutuhkan. Data penggantian sudah tersedia di DTKS di bagian kesra di masing-masing desa.
Dengan proses penyaluran yang terawasi dan dilakukan dengan penuh tanggung jawab, diharapkan bantuan pangan ini dapat menjadi penyangga bagi masyarakat di Kecamatan Krembung, Sidoarjo, dalam menghadapi tantangan ekonomi yang dihadapi. Keberhasilan program ini tidak hanya terletak pada ketersediaan bantuan, tetapi juga pada keadilan, ketepatan, dan kesadaran akan tanggung jawab bersama dalam menjaga kemanfaatan yang adil dan merata.
