Mojokerto – Dalam suasana haru dan kebersamaan, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, turut serta dalam acara pemantapan dan pelepasan secara simbolis 1.117 jemaah calon haji Kabupaten Mojokerto. Acara yang digelar di Pendopo Kabupaten Mojokerto, Graha Maja Tama, Rabu (22/5/2024) siang tersebut menjadi momentum penting bagi para calon jemaah haji yang akan menunaikan ibadah suci ke tanah suci.
Pelepasan ini juga merupakan bagian dari persiapan yang intensif untuk pemberangkatan secara serentak pada 28 Mei 2024 mendatang di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto. Dalam kesempatan ini, Bupati Ikfina memberikan pesan-pesan yang mengharukan kepada para calon jemaah haji, mengajak mereka untuk menjalankan ibadah dengan fokus dan khusyu.
Ia menyampaikan bahwa ibadah haji bukanlah suatu hal yang bisa dilakukan oleh semua muslim, karena dibutuhkan tidak hanya kecukupan finansial, tetapi juga niat yang tulus serta kebugaran jasmani. “Ini adalah kesempatan yang sangat luar biasa disaat yang lain masih belum diizinkan untuk berangkat ke tanah suci, dan hal ini harus kita syukuri dan manfaatkan sebaik-baiknya,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
Selain itu, Bupati Ikfina juga mengingatkan para jemaah calon haji untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, mengingat kondisi fisik yang akan dihadapi, terutama saat ibadah wukuf di Arafah yang suhunya diperkirakan sangat tinggi. “Ibadah haji menuntut kondisi fisik yang betul-betul fit, tetapi jika kondisi fisik menurun, tidak perlu dipaksakan. Yang penting adalah mengikuti rukun ibadahnya dengan sungguh-sungguh,” tambahnya dengan bijak.
Acara pemantapan dan pelepasan jemaah calon haji ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, antara lain Wakil Bupati Mojokerto, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, serta para Asisten Sekda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Mojokerto. Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan penuh dari pemerintah daerah dalam menjalankan ibadah haji dengan khidmat dan bertanggung jawab.
