Balikpapan – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan dukungan kepada Markas Besar Angkatan Laut Sekolah Staf dan Komando (Seskoal) dan Pangkalan TNI AL Balikpapan dalam rangka penelitian dengan judul “Konsep Coastal Defense System TNI Guna Menghadapi Ancaman Multi Level Domain dalam rangka mewujudkan sistem pertahanan Negara pasca pemindahan Ibu Kota Negara Nusantara.”
Kunjungan tim peneliti Seskoal dipimpin oleh Kolonel Mar Marthin Luther Ginting, didampingi Kolonel Mar Darwin Tambunan, Mayor Laut (P) Dadang Sujana, dan Kapten Laut (PM) Dedhy.
Kunjungan diterima oleh Kabid Inovasi dan Teknologi BRIDA Kaltim Syahrir, didampingi periset BRIDA Kaltim Pebiansyah Hapsari, Suhartati (Kasubbag Umum), dan Noorsyahramdhany Febri (Penyusun Penelitian dan Pengembangan Daerah).
Dalam kunjungan tersebut, Kolonel Mar Marthin Luther Ginting menyampaikan bahwa penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konsep Coastal Defense System TNI yang dapat menghadapi ancaman multi level domain, baik di domain laut, udara, darat, maupun siber.
Penelitian ini juga bertujuan untuk mewujudkan sistem pertahanan negara yang kuat dan tangguh pasca pemindahan Ibu Kota Negara Nusantara. Syahrir menyambut baik kunjungan tim peneliti Seskoal dan menyatakan dukungan penuh dari BRIDA Kaltim.
“Kami siap memberikan dukungan berupa responden, waktu, data, dan informasi yang diperlukan untuk kelancaran penelitian ini,” kata Syahrir.
Kerja sama antara BRIDA Kaltim dan TNI AL ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam bidang pertahanan dan keamanan. Kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan penelitian yang bermanfaat bagi pembangunan pertahanan dan keamanan negara, khususnya di wilayah Kalimantan Timur.
