Sampang – Ketua Himpunan Alumni Universitas Al-Ahgaff wilayah Madura (HIMMAH Madura) KH. Idrus Assayuti mengecam keras serangan Israel yang terjadi di Palestina. Ia mendeskripsikan serangan tersebut sebagai kejahatan perang yang disorot olehnya karena minim liputan di media barat. “Mereka telah melakukan genosida, namun negara-negara barat diam, bahkan mendukung kejahatan tersebut. Media mereka juga terdiam. Kita mengutuk keras dan menentang segala bentuk kejahatan Israel terhadap warga Palestina,” ucapnya dengan lantang.
Sejak 7 Oktober lalu, serangan berdarah yang dilakukan Israel dengan dalih menghabisi kelompok militan Hamas terus berlanjut dan telah membunuh lebih dari 4000 jiwa, sebagian besar adalah warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak. Prof Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun, rektor Universitas Al-Ahgaff, Yaman, menyebut bahwa pembunuhan wanita dan anak-anak dari kalangan warga sipil oleh Israel telah mengungkapkan kedok dunia barat.
“Para pemimpin negara barat menyetujui pembunuhan anak-anak, perempuan, para pegawai, dan warga sipil. Ini telah menghancurkan simbol-simbol dan opini yang mereka suarakan selama ini, seperti hak asasi manusia, demokrasi, dan hak kebebasan,” terangnya.
Prof Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun juga mengajak umat Islam untuk selalu mendoakan dan membantu warga Palestina. “Gunakanlah media sosial yang kalian miliki sebagai sarana untuk menyuarakan kebenaran, meski dengan satu saja, demi membela saudara-saudaramu di Palestina,” ucapnya dalam acara Maulid Nabi SAW di Fakultas Syariah, Universitas Al-Ahgaff, Rabu (11/10/2023) yang lalu.
