Samarinda – Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Hari Setiyono, SH.MH, menyambut kunjungan kerja dari Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI, Tony T. Spontana, SH.MHum, beserta timnya untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap alumni peserta diklat yang diselenggarakan pada tahun 2022 di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.
Tony dalam kunjungannya juga mengunjungi Kejaksaan Negeri Samarinda dan Balikpapan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap alumni peserta diklat tahun 2022. Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung hingga Jumat, 27 Oktober 2023.
Selama kunjungan ini, Kaban Diklat Kejaksaan RI menyampaikan bahwa Jaksa Agung telah meluncurkan konsep “Jaksa Prima,” yang mencakup karakteristik seorang jaksa yang profesional, responsif, berintegritas, bermoral, dan dapat diandalkan. Konsep ini, dalam perspektif pendidikan dan pelatihan jaksa, akan menjadi bagian dari modul dan kurikulum diklat ke depan.
“Kegiatan monitoring dan evaluasi seperti ini penting untuk menilai kontribusi alumni dalam penegakan hukum. Setiap alumni diklat diharapkan memiliki karakter, tugas, dan fungsi yang kuat dalam menjalankan tugas penegakan hukum,” katanya, Kamis (26/10/2023).
Selain itu, penyelenggaraan diklat adalah suatu siklus yang beradaptasi dengan perubahan-perubahan strategis. Kaban Diklat mengingatkan bahwa ASN saat ini dianggap sebagai aset yang harus terus dikembangkan, meningkatkan karakter, dan integritas mereka agar dapat memenuhi tuntutan yang ada dalam tugas penegakan hukum.
Kaban Diklat juga menegaskan pentingnya menjaga marwah Kejaksaan dengan melaksanakan tugas dengan optimal dan menghindari perbuatan tercela yang dapat mencoreng nama baik institusi.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini dihadiri oleh para Asisten, para koordinator, dan Kabag TU di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, serta diikuti oleh 35 peserta diklat tahun 2022 secara luring dan 200 alumni peserta diklat tahun 2022 secara daring di Kejaksaan Negeri se Kalimantan Timur dan Utara.
Kegiatan ini merupakan upaya untuk terus meningkatkan kualitas penegakan hukum dan menghasilkan jaksa yang berkualitas serta integritas yang tinggi sesuai dengan visi “Jaksa Prima.”
