Malinau – Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur telah mengadakan kegiatan Fasilitasi Pembinaan Kampung Keluarga Berkualitas di Balai Penyuluhan Kecamatan Malinau Utara, pada Jumat (6/10/2023).
Dalam rangka mempercepat pencapaian target yang diatur oleh INPRES Nomor 3 Tahun 2022 mengenai optimalisasi penyelenggaraan Kampung KB di Kabupaten Malinau.
Tantangan yang dihadapi dalam pembinaan Kampung KB di Kabupaten Malinau adalah keterbatasan jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) penyuluh KB yang terlatih untuk mendampingi pelaksanaan program di lapangan.
Dari 19 Kampung KB yang telah terbentuk sejak tahun 2016, belum ada peningkatan klasifikasinya. Namun, sesuai dengan amanat INPRES, semua Desa dan kelurahan diharapkan menjadi Kampung KB hingga akhir tahun 2024.
Untuk mencapai target ini, dukungan tidak hanya diperlukan dari BKKBN dan para penyuluh KB lapangan, tetapi juga dari komitmen Kepala Desa, Lurah, camat, dan semua pemangku kepentingan lainnya.
Mereka diharapkan akan mengimplementasikan program Kampung KB sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia, dimulai dari tingkat keluarga.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala desa, anggota PKK, dan Kader KB dari kecamatan Malinau Utara. Peserta menanggapi kegiatan ini dengan sangat baik dan memahami konsep Kampung KB yang dijelaskan oleh narasumber dari BKKBN dan DP3AP2KB Provinsi Kalimantan Utara.
Harlan, yang merupakan salah satu narasumber, berharap bahwa kegiatan ini akan meningkatkan pencapaian Kampung KB sesuai dengan target yang telah ditetapkan, serta meningkatkan klasifikasi Kampung KB di Kabupaten Malinau.
“Saya harap kegiatan ini akan meningkatkan pencapaian Kampung KB sesuai dengan target,” kata Herlan.
Selain itu, juga diberikan bantuan berupa dua paket sarana penunjang kegiatan DASHAT di Kampung KB yang dipilih di Kabupaten Malinau.
Pemberian bantuan ini diharapkan akan meningkatkan pelaksanaan program Dapur Sehat Atasi Stunting sebagai upaya BKKBN dalam percepatan penurunan stunting di kabupaten Malinau.
