Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto resmi membuka MojoFest 2025 di kawasan Taman Bahari Majapahit, Rejoto, pada Kamis (20/11/2025). Festival ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Korpri ke‑54 dan Hari Wayang Sedunia, sekaligus menghidupkan sektor seni, budaya, serta ekonomi kreatif setempat.
Dalam sambutannya Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) menyampaikan harapan kuat agar empat hari rangkaian kegiatan ini mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto, khususnya melalui batik dan seni wayang yang menjadi jati diri budaya lokal. “Kami berharap masyarakat semakin mencintai budaya mereka,” ujarnya.
Festival yang akan berlangsung hingga Minggu menampilkan sederet agenda menarik: pagelaran wayang kulit, lomba fashion batik, Mojo Art Exhibition, Mojokuliner, pemilihan Duta Batik dan Duta Koperasi, pengundian Mojo Shop Fiesta 2025, pengumuman UMK berprestasi, dan Mojo Hakordia Run.
Pagelaran wayang kulit di malam pembukaan menjadi momen utama. Ribuan warga memadati Taman Bahari Majapahit untuk menyaksikan aksi dalang dan hiburan rakyat dalam suasana penuh kebudayaan.
Dengan hadirnya festival ini, Kota Mojokerto menegaskan bahwa seni dan budaya lokal—dari wayang hingga batik—bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga modal kuat bagi ekonomi kreatif dan identitas daerah. Nolan kegiatan yang padat diharapkan memberi dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. (ADV).
