Padang – Seperti bara yang dinyalakan bersama, semangat penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat kembali dikobarkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui peluncuran Pekan Posyandu Bidang Kesehatan Tahun 2026. Acara yang digelar di Auditorium Gubernur ini menjadi simbol tekad kolektif daerah untuk menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan kesehatan keluarga.
Peluncuran Pekan Posyandu 2026 berlangsung di Auditorium Gubernur Sumatera Barat dan dihadiri jajaran pimpinan daerah se-Sumatera Barat, Jumat (6/2/2026). Kegiatan resmi dibuka oleh Gubernur Mahyeldi Ansharullah didampingi Ketua TP PKK sekaligus Ketua TP Posyandu Sumbar, Harneli Mahyeldi. Dari Kabupaten Pasaman Barat, Wakil Bupati H. M. Ihpan hadir mewakili pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program prioritas kesehatan tersebut.
Rangkaian acara dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Sumatera Barat. Setelah doa bersama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar memaparkan laporan pelaksanaan program, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar Posyandu mampu menjawab tantangan kesehatan keluarga secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Harneli Mahyeldi menegaskan bahwa Posyandu bukan sekadar layanan rutin, melainkan ujung tombak pembinaan kesehatan keluarga. Ia mendorong kabupaten dan kota untuk memperkuat kapasitas kader, meningkatkan kualitas layanan, serta menjadikan Posyandu sebagai ruang edukasi kesehatan yang inklusif bagi masyarakat.
“Posyandu adalah tempat pertama keluarga belajar tentang hidup sehat. Jika Posyandu kuat, maka keluarga juga akan kuat,” ujarnya.
Puncak kegiatan ditandai dengan sambutan sekaligus peresmian Pekan Posyandu 2026 oleh Gubernur Mahyeldi. Dalam pidatonya, ia menekankan filosofi tema “Posyandu Hebat, Keluarga Kuat, Sumbar Sehat” sebagai fondasi pembangunan kesehatan berbasis komunitas.
“Posyandu hebat akan melahirkan keluarga kuat, dan keluarga kuat akan menjadikan Sumbar sehat,” kata Mahyeldi, disambut tepuk tangan peserta.
Momentum kebersamaan semakin terasa saat dilakukan penandatanganan komitmen lintas sektor. Wakil Bupati Pasaman Barat, H. M. Ihpan, turut menandatangani komitmen tersebut sebagai pernyataan dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan Posyandu hingga tingkat nagari.
“Posyandu bukan hanya wadah pelayanan dasar, tetapi juga pilar penting untuk membangun keluarga sehat dan kuat. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat siap memperkuat peran Posyandu di seluruh nagari, agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan mengawal pelaksanaan Pekan Posyandu agar menjadi gerakan bersama lintas sektor. “Kami ingin Posyandu benar-benar hidup di tengah masyarakat, sehingga Pasaman Barat semakin sehat dan sejahtera,” tambahnya.
Usai peresmian, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan Dialog Sumbar Sehat. Dialog ini menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar yang memaparkan teknis pelaksanaan Pekan Posyandu, serta Kepala DPMD Provinsi Sumbar yang mengulas implementasi kebijakan berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.
Dengan kehadiran pimpinan daerah dan komitmen bersama lintas sektor, Pekan Posyandu 2026 diharapkan menjadi penggerak utama peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Sumatera Barat, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah.
