Mojokerto – Seperti oase di tengah padatnya rutinitas, Tudo Cafe hadir membawa suasana baru bagi anak muda Kota Mojokerto. Di tengah kawasan yang sebelumnya didominasi hunian warga, kafe ini menjelma menjadi titik temu baru yang hangat, santai, sekaligus produktif.
Kafe yang berlokasi di Jalan Suromulang, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon ini resmi dibuka pada Selasa (6/1/2026). Sejak awal beroperasi hingga Senin (23/03/2026), Tudo Cafe mulai menunjukkan daya tariknya dengan meningkatnya jumlah pengunjung, terutama pada sore hingga malam hari. Kehadirannya turut memberi warna baru bagi kawasan Suromulang yang kini perlahan berkembang menjadi pusat aktivitas anak muda.
Pengelola Tudo Cafe, Yuswan Nugroho, menjelaskan bahwa konsep yang diusung mengedepankan kenyamanan sekaligus fleksibilitas ruang. Kafe ini dirancang tidak hanya sebagai tempat bersantai, tetapi juga mendukung berbagai aktivitas seperti belajar, bekerja, hingga pertemuan santai.
“Kami ingin membuat tempat nongkrong yang santai, tidak terlalu formal, tapi tetap nyaman. Harga juga kami sesuaikan supaya ramah untuk anak muda Mojokerto,” ujarnya.
Konsep minimalis modern yang dihadirkan memberikan kesan bersih dan hangat. Fasilitas seperti ruangan berpendingin udara, akses WiFi, serta tata letak kursi yang fleksibel menjadi nilai tambah bagi pengunjung. Hal ini memungkinkan pengunjung memilih suasana sesuai kebutuhan, baik untuk bekerja sendiri maupun berkumpul bersama teman.
Menu yang ditawarkan pun cukup beragam, mulai dari aneka kopi, minuman non-kopi, hingga makanan ringan dan hidangan berat. Harga yang relatif terjangkau menjadi salah satu faktor utama yang membuat kafe ini cepat diminati berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pekerja muda.
Fenomena meningkatnya minat terhadap kafe multifungsi juga mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat. Kini, kafe tidak lagi sekadar tempat makan atau minum, tetapi juga menjadi ruang sosial dan produktivitas. Tudo Cafe hadir menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan suasana yang mendukung aktivitas “nongkrong produktif”.
Salah satu pengunjung, Fristina (22), mengaku kehadiran kafe seperti ini sangat membantu, terutama bagi anak muda yang ingin mencari tempat nyaman tanpa harus keluar kota.
“Sekarang di Mojokerto makin banyak tempat nongkrong yang nyaman kayak gini. Jadi nggak perlu jauh-jauh ke luar kota, di sini juga sudah cukup buat kumpul sama teman atau ngerjain tugas,” ujarnya.
Ia juga menilai suasana kafe yang tidak terlalu bising menjadi keunggulan tersendiri.
“Di sini lebih enak, nggak terlalu ramai dan tempatnya rapi. Jadi lebih fokus kalau mau kerja atau sekadar santai,” tambahnya.
Selain menjadi tempat berkumpul, kehadiran Tudo Cafe juga berdampak pada geliat ekonomi di sekitar kawasan Suromulang. Meningkatnya jumlah pengunjung membuka peluang berkembangnya usaha lain di sekitar lokasi, sehingga kawasan ini berpotensi menjadi salah satu pusat kuliner baru di Kota Mojokerto.
Dengan tren yang terus berkembang, Tudo Cafe menjadi contoh bagaimana bisnis kuliner mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat modern, sekaligus menciptakan ruang baru bagi interaksi sosial dan kreativitas anak muda.
