Jember – Seperti genderang yang kembali dipukul kencang, Musyawarah Daerah KORMI Jember melahirkan nahkoda baru untuk mengemudikan kapal olahraga masyarakat. Dengan aklamasi, H. Tri Basuki dipercaya memimpin, pertanda kompas pembinaan dan kegiatan rekreasi akan diarahkan lebih terukur menyongsong hajatan besar di depan mata.
Dalam Musda Tahun 2025 yang berlangsung Sabtu (8/11/2025), forum menetapkan H. Tri Basuki sebagai Ketua KORMI Jember untuk periode berikutnya. Agenda ini menjadi momen penegasan strategi: memperkuat organisasi induk olahraga masyarakat (Inorga), menyiapkan Jember Marching Carnival (JMC) [13–16 November 2025], serta mengawal dua panggung provinsi—Festival Olahraga Provinsi (FOP) Jawa Timur [Juni 2026] dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur [Juni 2026]—yang menempatkan Jember sebagai tuan rumah.
“Kami selaku Ketua KORMI PAW sudah menyelesaikan masa bakti periode 2023–2025. Mudah-mudahan pengurus baru ke depan bisa membawa KORMI Jember menjadi lebih baik,” ujar Tri Basuki.
Setelah pernyataan itu, Tri Basuki menekankan target yang tak sekadar seremonial. Ia menyebut Jember membidik posisi tiga besar pada Porprov Jatim 2026 dan menjadikan JMC 2025 sebagai panggung pemanasan yang menggerakkan partisipasi lintas komunitas, sekolah, dan kampung olahraga.
“Target kami masuk tiga besar di tingkat provinsi dalam ajang Porprov Jatim yang juga akan digelar di Jember,” tegasnya.
KORMI Jember saat ini menaungi 32 Inorga yang aktif mendorong olahraga rekreasi di kelurahan hingga desa. Dengan basis komunitas yang luas, pengurus menyiapkan pendekatan bertahap: penguatan data atlet-rekreasi, kalender kegiatan, serta standardisasi event ramah keluarga. Pendekatan tersebut diharapkan mempercepat regenerasi penggiat dan memastikan keberlanjutan program, khususnya jelang FOP Jatim 2026 yang akan menempatkan olahraga rekreasi sebagai etalase daya hidup komunitas.
Selain Musda, fokus dukungan diarahkan ke JMC 2025—ajang bertaraf internasional yang diinisiasi Gus Bupati Jember—dengan proyeksi 43 kontingen dan sekitar 2.800 atlet. Tahun ini, partisipasi luar negeri diwakili tim Filipina karena persiapan yang singkat. Tri Basuki menambahkan harapan agar edisi mendatang lebih semarak dengan keterlibatan minimal enam negara pada JMC 2026, seiring pembenahan lintasan, akomodasi, dan manajemen relawan.
“Tahun ini peserta luar negeri yang hadir berasal dari Filipina karena waktu persiapan cukup singkat. Namun tahun depan, insyaallah dengan persiapan lebih matang, minimal enam negara akan berpartisipasi dalam JMC 2026,” jelas Tri Basuki.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Daerah. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, menilai Musda tepat waktu sekaligus penting untuk penyegaran mesin organisasi menjelang rangkaian event besar.
“Musda ini sangat penting karena masa kepengurusan KORMI sebelumnya berakhir pada November tahun ini. Dengan Musda yang tepat waktu, kami optimis pengurus baru siap membawa olahraga masyarakat Jember semakin maju,” ujar Edy Budi Susilo.
Ia menutup dengan dorongan kolaborasi lintas lembaga—Pemerintah Daerah, KONI, dan komunitas akar rumput—agar sasaran pembinaan tercapai, kapasitas penyelenggaraan event meningkat, dan nama Jember kian kuat di peta olahraga provinsi hingga nasional. Pada intinya, aklamasi kepemimpinan hari ini menjadi landasan kerja kolektif menyongsong JMC 2025 dan Porprov Jatim 2026. (ADV).
