Surga tersembunyi bernama Teluk Perancis ini berada di Kelurahan Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur. Lokasinya hanya sekitar 15 menit dari pusat Kota Sangatta jika ditempuh lewat jalur darat menuju Pantai Teluk Lombok, menjadikannya alternatif wisata bahari yang tenang dan jarang terjamah
Pemandangan di sini sangat memesona. Hamparan pasir putih yang alami berpadu dengan air laut jernih. Deretan pepohonan pinus dan mangrove di sekelilingnya menciptakan suasana teduh dan damai, seperti hutan Amazon versi tropis Kalimantan
Teluk Perancis bisa diakses melalui dua rute:
Pertama, jalur pantai timur Sangatta Selatan memakan waktu 1,5 jam dan dilanjutkan naik speedboat 20 menit . Alternatif lainnya adalah melewati jalan dekat Teluk Lombok, yang hanya memerlukan 1 jam sebelum menyeberang. Biaya sewa kapal pun cukup terjangkau, mulai dari Rp100 ribu untuk kapal biasa hingga Rp350 ribu untuk speedboat pulang-pergi.
Fasilitas di tempat ini meski sederhana namun cukup mendukung kenyamanan. Tersedia 5 gazebo, 2 toilet umum, dan akses air bersih . Aktivitas yang bisa dilakukan pun beragam, mulai dari berenang, piknik, hingga menikmati suasana tenang di tengah rimbunnya pepohonan. Bahkan disebutkan bahwa di pantai ini, pengunjung dapat merasakan “lima sensasi”: dingin, hangat, panas, asin, dan rasa kasih sayang
Meskipun akses ke sana menantang—terutama saat musim hujan, kendaraan 4WD atau motor trail disarankan—namun justru inilah yang membuatnya tetap alami. Potensi wisata Teluk Perancis kini mulai dilirik. Bupati Kutai Timur bersama TNI AL bahkan telah mengunjungi lokasi tersebut untuk meninjau pengembangan sektor pariwisata berbasis ekonomi lokal.
Dengan kombinasi alam yang asri, fasilitas sederhana namun cukup, serta potensi ekonomi wisata yang mulai diperhatikan, Teluk Perancis semakin pantas disebut sebagai permata bahari baru di Kalimantan Timur.
