Kukar – Pergantian tahun dalam kalender Hijriah ibarat lonceng pengingat yang menggugah hati untuk melakukan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. Memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan waktu, tetapi juga sebagai upaya memperbaiki diri dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kutai Kartanegara, Ahmad Zainuddin, mengajak masyarakat menjadikan momentum 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai titik awal untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, makna hijrah pada masa sekarang dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Pergantian tahun dari 1447 ke 1448 Hijriah bukan sekadar perubahan angka pada kalender, melainkan alarm bagi jiwa kita untuk berhijrah menuju pribadi yang lebih baik,” ujar Ahmad Zainuddin.
Ia menuturkan bahwa semangat hijrah harus tercermin dalam meningkatnya kepedulian sosial di tengah masyarakat. Baginya, perubahan yang sesungguhnya bukan hanya sebatas niat, tetapi juga diwujudkan melalui langkah konkret yang dapat membantu sesama.
“Hijrah hari ini adalah tentang bagaimana kita mengubah kepedulian menjadi tindakan nyata,” katanya.
Ahmad Zainuddin menilai Tahun Baru Islam menjadi saat yang tepat untuk memperkuat kebersamaan dan memastikan seluruh masyarakat, khususnya di Kutai Kartanegara, dapat merasakan kehadiran serta dukungan dari lingkungan sekitarnya. Menurutnya, nilai-nilai gotong royong dan solidaritas sosial perlu terus dijaga agar tidak ada warga yang merasa menghadapi persoalan hidup seorang diri.
“Mari jadikan momentum 1 Muharram 1448 H ini untuk memperkuat kebersamaan, mengokohkan khidmat kepada masyarakat, dan memastikan tidak ada saudara kita di Kutai Kartanegara yang merasa sendirian dalam menghadapi kesulitan,” ucapnya.
Ia juga berharap datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kukar. Selain itu, ia menginginkan semangat hijrah dapat menjadi energi bersama untuk mewujudkan daerah yang semakin maju, berkeadilan, dan sejahtera.
“Selamat Tahun Baru Islam 1448 H. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap langkah perjuangan kita untuk Kukar yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” tuturnya.
Momentum Tahun Baru Islam, lanjutnya, tidak hanya menjadi perayaan pergantian tahun semata, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya memperkuat nilai-nilai persaudaraan, kepedulian sosial, dan semangat melayani masyarakat. Dengan semangat tersebut, diharapkan masyarakat Kutai Kartanegara dapat terus bergerak bersama menghadapi berbagai tantangan dan mewujudkan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
