Dua setengah dekade sudah berlalu sejak Orde Baru tumbang. Euforia reformasi yang dulu membuncah kini terasa meredup. Demokrasi yang dijanjikan membawa keadilan dan kesejahteraan justru berubah menjadi ajang perebutan kepentingan.
Saya termasuk generasi yang tumbuh di masa peralihan. Masa kecil saya berisi suara radio Orde Baru, tapi masa muda saya diisi semangat reformasi yang meledak di mana-mana. Ketika masuk ITB tahun 2000, suasana kampus di Bandung masih bergolak oleh semangat perubahan.
Soeharto bukan tipe pemimpin yang gemar berdebat di forum internasional. Ia tidak retoris seperti Sukarno. Tetapi ia tahu bagaimana menjaga posisi Indonesia agar tetap dihormati di tengah kekuatan besar dunia. Ia paham bahwa diplomasi tidak harus ramai, yang penting efektif.
Jakarta – “Luka sejarah tak bisa dihapus dengan gelar,” ujar seorang aktivis di depan Monas sore itu. Ungkapan ini mencerminkan penolakan yang mengemuka terhadap wacana pemberian gelar…