Dalam pernyataannya, Prabowo menyampaikan bahwa dirinya sebagai Presiden memikul tanggung jawab penuh untuk pembayaran utang proyek Whoosh dan meminta agar PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) maupun PT Kereta Api Indonesia (KAI) “enggak usah khawatir”.
“KPK tidak boleh pandang bulu. Jika dalam penyelidikan ditemukan tindak pidana korupsi, para pelakunya harus diseret ke jalur hukum tanpa pengecualian,” kata Abdullah lewat keterangan tertulis pada Kamis (30/10/2025).