Bontang – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan semakin besarnya tantangan yang dihadapi generasi muda, peran keluarga dinilai tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Orang tua tidak hanya bertanggung jawab memenuhi kebutuhan hidup, tetapi juga harus hadir mendampingi proses pendidikan agar anak tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan.
Anggota DPRD Kota Bontang, Sumardi Syawal, mengajak seluruh orang tua membiasakan anak belajar secara rutin setiap malam. Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu meningkatkan disiplin sekaligus mempererat hubungan antara orang tua dan anak.
“Pendapat kami semoga anak anak di Indonesia khususnya Bontang di Didik mulai dini hari berikan Pelajaran pergaulan bebas & Orang tua Wajib hukumnya mendampingi putra putrinya dan membatasi pergaulan Bebas dan Wajib belajar dari jam 19.30 sampai jam 21.00,” ujar Sumardi.
Menurut politisi Partai Demokrat tersebut, waktu belajar pada pukul 19.30 hingga 21.00 dapat menjadi kebiasaan positif yang diterapkan di lingkungan keluarga. Selain membantu anak lebih fokus terhadap pendidikan, momen tersebut juga dapat dimanfaatkan orang tua untuk memantau perkembangan akademik maupun kondisi psikologis anak melalui komunikasi yang lebih intens.
Ia mengatakan, kehadiran orang tua saat anak belajar bukan sekadar mengawasi pekerjaan sekolah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memberikan motivasi, mendengarkan cerita anak, serta membangun komunikasi yang lebih erat di dalam keluarga.
“Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang dihadapi anak dapat diketahui lebih dini sehingga solusi dapat dicari bersama,” tuturnya.
Menurut Sumardi, budaya belajar di rumah juga dapat mengurangi waktu anak menggunakan gawai secara berlebihan maupun melakukan aktivitas yang kurang bermanfaat.
“Saya berharap kebiasaan tersebut diterapkan secara konsisten sehingga menjadi bagian dari budaya pendidikan di setiap keluarga, khususnya di Kota Bontang,” ujarnya.
Selain mendorong budaya belajar, Sumardi juga mengingatkan pentingnya memberikan pendidikan mengenai bahaya pergaulan bebas sejak usia dini. Menurutnya, anak yang mendapatkan perhatian, arahan, dan kasih sayang dari keluarga akan memiliki bekal yang lebih kuat dalam menyaring pengaruh negatif dari lingkungan sekitarnya serta mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab.
Ia berharap seluruh orang tua di Bontang dapat menjadikan rumah sebagai tempat pertama bagi anak untuk belajar, berdiskusi, dan membangun karakter. Dengan pendampingan yang konsisten serta komunikasi yang baik, Sumardi optimistis anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berprestasi, dan memiliki akhlak yang baik sebagai bekal menghadapi tantangan di masa mendatang. (ADV).
