Kediri – Transformasi besar tengah dilakukan di Stasiun Kediri oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Modernisasi stasiun yang dilakukan dengan pembangunan peron tinggi dan over capping menjadi langkah nyata perusahaan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik dan aman bagi penumpang.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi investasi jangka panjang yang bertujuan menyelaraskan infrastruktur stasiun dengan kebutuhan operasional kereta api yang semakin kompleks. Peron tinggi dirancang sejajar dengan lantai kereta, sehingga memudahkan akses naik turun penumpang.
“Pembangunan peron tinggi dan over capping ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan keamanan bagi penumpang. Program investasi ini merupakan bagian dari upaya modernisasi fasilitas stasiun untuk menyesuaikan dengan kebutuhan operasional kereta api yang semakin berkembang,” ujar Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul pada Selasa (26/8/2025).
Ia menjelaskan bahwa penyamaan tinggi peron dengan lantai kereta membawa manfaat besar. Selain membantu lansia dan penyandang disabilitas, desain ini juga mempercepat proses naik turun penumpang sehingga waktu pemberhentian kereta bisa dipangkas secara signifikan.
Lebih lanjut, pembangunan over capping atau atap pelindung di atas peron turut dihadirkan untuk menciptakan kenyamanan ekstra bagi para pengguna jasa kereta api. Selain sebagai pelindung dari panas dan hujan, atap ini juga mendukung estetika dan fungsi tambahan seperti pencahayaan, sirkulasi udara, serta informasi digital.
“Secara keseluruhan, program investasi ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi operasional, sekaligus menjadikan Stasiun Kediri sebagai simpul transportasi yang lebih modern dan berorientasi pada pelayanan pelanggan,” tutup Zainul.
Modernisasi infrastruktur perkeretaapian ini menegaskan komitmen PT KAI dalam menghadirkan sistem transportasi publik yang aman, nyaman, dan efisien. Kehadiran peron tinggi dan over capping bukan hanya meningkatkan kenyamanan fisik, namun juga memperkuat citra stasiun sebagai ruang publik yang modern dan inklusif.
Dengan pengembangan ini, diharapkan Stasiun Kediri dapat menjadi model pengembangan stasiun kelas menengah di Indonesia dan berperan sebagai titik penting dalam jaringan transportasi nasional.
