Jember – Kabupaten Jember tengah menyiapkan panggung akbar untuk perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung pada [September 2025]. Bupati Jember Muhammad Fawait, atau yang akrab disapa Gus Fawait, menyatakan optimisme tinggi bahwa MTQ kali ini akan menjadi yang terbesar dalam sejarah pelaksanaannya di tingkat provinsi.
Kesiapan tersebut diutarakan dalam pertemuan antara Gus Fawait dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Keduanya sepakat menjadikan MTQ tak sekadar ajang religius, tapi juga wahana kebangkitan ekonomi dan sosial masyarakat.
“Dengan dukungan penuh dari Ibu Gubernur, kami optimis MTQ kali ini akan jadi yang paling meriah dan berdampak luas,” ujar Bupati Gus Fawait dalam keterangannya usai pertemuan tersebut.
Sementara itu, Gubernur Khofifah menekankan bahwa meski pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran, pemberdayaan ekonomi melalui pameran UMKM harus tetap menjadi bagian dari acara.
“MTQ bukan hanya kompetisi tilawah, tetapi juga medium pemberdayaan. UMKM dan pelaku usaha lokal harus mendapat dampak positif,” kata Khofifah.
Sebagai bentuk implementasi, pameran UMKM akan digelar di Alun-Alun Jember, titik strategis di pusat kota yang mudah dijangkau masyarakat dan peserta dari berbagai daerah. Ribuan pengunjung yang diperkirakan hadir diharapkan dapat mendorong roda ekonomi lokal.
Rangkaian acara MTQ juga akan dilengkapi dengan berbagai kegiatan pendukung seperti pentas seni Islami, bazar ekonomi kreatif, hingga aksi sosial bernuansa keagamaan yang melibatkan partisipasi publik secara luas.
Bupati Gus Fawait menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan agenda ini. “Ini bukan hanya urusan keagamaan, tapi juga tentang membangun sinergi antar elemen masyarakat. Kami ingin MTQ di Jember meninggalkan kesan mendalam bagi semua pihak yang terlibat,” tegasnya.
Dengan semangat religius dan tujuan membangun kemandirian ekonomi masyarakat, MTQ Jawa Timur 2025 di Jember diharapkan menjadi ajang yang memadukan nilai spiritual dengan manfaat sosial-ekonomi secara nyata. (ADV).
