Sidoarjo – Konsistensi dalam pengelolaan keuangan daerah membawa Kabupaten Sidoarjo kembali menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Timur. Ini adalah capaian luar biasa karena menjadi kali ke-12 secara berturut-turut sejak tahun 2013.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2024 itu dilakukan di kantor BPK Jatim pada Kamis (17/4/2025). Dokumen diserahkan langsung oleh Kepala BPK Jatim, Yuan Candra Djaisin, kepada Bupati Sidoarjo, H. Subandi, serta Ketua DPRD Sidoarjo, Abdilah Nasih. Hadir pula dalam penyerahan ini Sekretaris Daerah Fenny Apridawati, Inspektur Daerah Andjar Surjadianto, dan Kepala BPKAD Chusnul Inayah.
“Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah menjadi kewajiban utama pemerintah daerah dalam mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan. Alhamdulillah kita mampu mempertahankan capaian opini WTP,” kata Bupati Subandi.
Ia menegaskan bahwa capaian ini menunjukkan keseriusan Pemkab Sidoarjo dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Menurutnya, ini bukan hanya bentuk pertanggungjawaban atas penggunaan APBD, tetapi juga menjadi sarana evaluasi kinerja pemerintah.
“Capaian Opini WTP ini penting dipertahankan, alasannya menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah Kabupaten Sidoarjo dalam mengelola APBD secara transparan dan akuntabel,” tambahnya.
Bupati Subandi juga menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Ia berkomitmen untuk terus mendorong setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mempertahankan standar tinggi ini.
“Kami akan terus mendorong seluruh OPD untuk mempertahankan Opini WTP di tahun-tahun berikutnya,” ujarnya optimistis.
Capaian WTP ke-12 ini sekaligus menempatkan Sidoarjo sebagai salah satu dari dua daerah pertama yang menerima LHP LKPD 2024 dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, berkat ketepatan waktu dalam menyampaikan LKPD unaudited.
Konsistensi Sidoarjo dalam mempertahankan opini WTP diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan keuangan yang profesional dan bertanggung jawab.
