Mojokerto – Di tengah hiruk pikuk akhir pekan, Atrium Lumina Sunrise Mall 2 Mojokerto menjelma menjadi ruang berbagi harapan. Bukan antrean diskon yang mendominasi, melainkan deretan warga yang rela menyumbangkan setetes darah demi menyelamatkan kehidupan orang lain. Seperti mata air yang terus menghidupi sekitarnya, semangat kemanusiaan itu mengalir dari satu pendonor kepada pendonor lainnya, menghadirkan suasana hangat penuh kepedulian, Sabtu (20/6/2026).
Ratusan masyarakat dari berbagai kalangan memadati lokasi kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-3 Kabar Terdepan, HUT ke-108 Kota Mojokerto, serta Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sejak pukul 11.00 WIB, para peserta terus berdatangan. Kalangan muda, pekerja, ibu rumah tangga hingga aparat TNI dan Polri terlihat berbaur dalam satu tujuan yang sama, yakni berbagi kehidupan melalui donor darah. Petugas kesehatan dengan sigap melayani para peserta, sementara suasana kekeluargaan terasa kental di setiap sudut lokasi kegiatan.
Meski harus menunggu giliran, para pendonor tampak menikmati suasana. Banyak di antara mereka yang mengaku telah beberapa kali mengikuti kegiatan serupa. Kehadiran bingkisan berupa makanan ringan dan paket sembako dari panitia pun menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi para peserta.
“Saya berterima kasih kepada pendonor darah yang sudah mendonorkan darahnya. Setetes darah itu sangat berarti bagi kemanusiaan,” ujar Dewan Redaksi Kabar Terdepan, Andy Yuwono.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa nilai-nilai solidaritas dan kepedulian masih tertanam kuat. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus digelar secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu.
Selain donor darah, kegiatan tersebut juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Kehadiran layanan tersebut mendapat sambutan positif karena memberikan akses pemeriksaan yang mudah dan terbuka bagi semua kalangan.
Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata, menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.
“Selamat ulang tahun Kabar Terdepan dan HUT Kota Mojokerto yang ke-108. Saya melihat rangkaiannya luar biasa dan hari ini adalah salah satu rangkaian kegiatan kolaboratif,” katanya.
Menurutnya, kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor.
“Jadi terima kasih untuk semuanya. Hari ini kita bisa berkolaborasi di bidang kepedulian bersama,” tambahnya.
Dukungan juga datang dari Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi atau yang akrab disapa Cak Sandi. Ia menilai aktivitas yang dilakukan Kabar Terdepan tidak hanya menjadi bagian dari perayaan ulang tahun, tetapi juga menghadirkan inspirasi bagi masyarakat luas.
“Ini luar biasa aktivitas yang dilakukan hari ini. Semoga Kabar Terdepan semakin sukses, selalu dapat menginspirasi, dan selalu berhasil mendapatkan kata-kata yang jernih,” tuturnya.
Di antara para peserta, Wahyu menjadi salah satu pendonor yang mengaku senang bisa kembali berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut. Baginya, donor darah merupakan cara sederhana untuk membantu orang lain.
“Saya suka dengan acara donor darah ini karena dengan setetes darah bisa membantu seluruh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Pria tersebut mengungkapkan bahwa dirinya telah berulang kali mengikuti kegiatan donor darah.
“Saya ikut acara donor darah seperti ini kurang lebih sudah 15 kali,” katanya.
Hal senada disampaikan Ridho yang mengaku tidak mengalami rasa sakit selama proses donor darah berlangsung.
“Rasanya enak, tidak sakit. Semoga yang menyelenggarakan acara ini semakin maju terus,” ucapnya.

Sementara itu, Ema merasakan manfaat positif setelah mendonorkan darahnya. Ia mengaku tubuhnya terasa lebih segar dan nyaman setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Enak saat diambil darahnya dan badan menjadi lebih segar,” ungkapnya.
Perhatian panitia kepada peserta juga mendapat apresiasi dari Ema.
“Ini juga dikasih bingkisan dan juga sembako,” tambahnya sambil tersenyum.
Kegiatan sosial tersebut menjadi bukti bahwa perayaan hari jadi tidak selalu identik dengan kemeriahan semata. Lebih dari itu, momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
Di balik kantong-kantong darah yang terkumpul, tersimpan harapan bagi para pasien yang membutuhkan transfusi. Semangat gotong royong yang terpancar sepanjang kegiatan menjadi gambaran bahwa kepedulian sosial masih tumbuh subur di Kota Mojokerto. Ketika masyarakat, pemerintah, TNI, Polri, dan berbagai elemen lainnya bersatu dalam tujuan mulia, setetes darah yang diberikan mampu menjelma menjadi harapan baru bagi banyak nyawa.
