Sungai Penuh – Dengan semangat gotong royong, SDN 020/XI Koto Lebu bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Pondok Tinggi menyatakan dukungan terhadap program “GENTING” (Gerakan Cegah Stunting) yang digagas oleh Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sungai Penuh. Gerakan ini resmi dikenalkan untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam pencegahan stunting yang masih menjadi tantangan serius di daerah tersebut.
Program “GENTING” membawa konsep sederhana namun penuh makna melalui gerakan 3S: sebutir telur, segenggam beras, dan seribu rupiah uang. Upaya ini ditujukan untuk memperkuat kecukupan gizi anak-anak sekaligus mengurangi angka stunting di Kota Sungai Penuh. Dukungan sekolah menjadi penting karena menyentuh langsung lingkungan pendidikan dan peserta didik yang merupakan generasi penerus bangsa.
Kepala SDN 020/XI Koto Lebu, Yulia Trismiati, M.Pd., menegaskan bahwa pihaknya bersama K3S berkomitmen menjalankan program tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Melalui program ini, kami ingin menanamkan kepedulian sejak dini, baik kepada peserta didik maupun lingkungan sekitar. Harapannya, gerakan bersama ini mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Yulia Trismiati pada Senin (8/9/2025).
Menurutnya, dukungan sekolah terhadap program pencegahan stunting tidak hanya berbentuk kontribusi material, tetapi juga melalui edukasi dan sosialisasi di lingkungan belajar. Guru-guru didorong untuk menyampaikan pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat kepada murid maupun orang tua.
Gerakan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat karena menekankan prinsip kebersamaan. Dengan kontribusi kecil yang dilakukan secara konsisten, program ini diharapkan mampu menghadirkan dampak besar dalam perbaikan gizi anak-anak di Kota Sungai Penuh. Kehadiran PKK dan DWP sebagai motor penggerak turut memperkuat sinergi lintas sektor, mulai dari pendidikan, keluarga, hingga komunitas lokal.
Selain itu, keterlibatan sekolah dinilai menjadi langkah strategis karena pendidikan dasar merupakan fondasi pembentukan karakter dan kesadaran anak terhadap kesehatan. Para pemangku kepentingan percaya bahwa keberhasilan program ini akan menjadi model nyata kolaborasi sosial untuk daerah lain yang menghadapi persoalan serupa.
Dengan semangat kebersamaan, “GENTING” tidak hanya diharapkan mampu menurunkan angka stunting, tetapi juga memperkokoh cita-cita membangun generasi emas Sungai Penuh yang sehat dan berdaya saing.
